Pencemaran Nama Baik, Calon Walikota Bima Laporkan Ketua PDIP

Kota Bima (Suara NTB) – Calon Walikota Bima, H. M. Lutfi SE melaporkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima, Ruslan S.Sos ke Mapolres Bima Kota, Senin, 7 Mei 2018. Lutfi melaporkan Ruslan atas dugaan pencemaran nama baik.

Calon Walikota Bima yang berpasangan dengan Fery Sofyan ini mendatangi Mapolres Bima Kota ikut didampingi penasehat hukumnya, Bambang Hermanto, SH serta dikawal puluhan simpatisan dan pendukung.

Iklan

“Lutfi melaporkan Ruslan ke Polisi lantaran ada indikasi telah melakukan pencemaran nama baik. Menuduh tanpa alat bukti,” beber Ketua Sahabat Lutfi (Salut) Muhammad Hadi, kepada Suara NTB.

Ruslan menuduh Lutfi terlibat dalam kasus korupsi pengadaan kitab suci Alqur’an saat menjadi anggota DPR RI. Selain itu, Lutfi juga dituduh mengklaim dana banjir yang dibagikan ke warga sebesar Rp500.000 dari kantong pribadi.

“Soal dana ini tidak pernah diklaim oleh pak Lutfi. Padahal pada setiap kesempatan Lutfi tetap menyampaikan bahwa dana ini dari Pemerintah pusat,” katanya.

Hadi mengaku, adanya tundingan tersebut merusak nama baik Lutfi secara pribadi. Disamping itu, juga merusak kredibilitas Lutfi, yang notabene sebagai peserta Pilkada Kota Bima.

“Persoalan ini sangat sensitif dan menganggu. Sehingga perlu diambil tindakan secepatnya. Salahsatunya melaporkan untuk meminta keadilan,” katanya.

Hadi menambahkan, seluruh relawan dan simpatisan sangat menyesalkan adanya pernyataan yang menyesat tersebut. Ia berharap pihak terkait menangani secara serius karena dikwatirkan Ruslan akan menjadi sasaran hal-hal yang tidak diinginkan.

“Yang jelas persoalan ini kita proses secara hukum. Disamping itu kami tetap berkoordinasi dengan seluruh relawan agar tetap tenang. Jangan sampai terjadi hal yang tidak dinginkan,” katanya.

Kapolres Bima Kota, AKBP I Made Bagus Winarta S.IK, mengakui adanya laporan salahsatu peserta Pilkada Kota tersebut. Kata dia, laporan berisi dugaan pencemaran nama baik tersebut akan secepatnya ditindaklanjuti. “Sudah ada laporannya dan sudah kita terima. Kita akan proses sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya singkat.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima, Ruslan S.Sos, enggan menanggapi adanya laporan tersebut. Bahkan Ruslan yang akrab disapa Parlan ini memilih untuk bungkam. “Soal ini saya no comment dulu,” pungkasnya. (uki)