Pencairan Gaji 13 Menunggu Instruksi Pusat

Mataram (Suara NTB) – Pencairan gaji 13 dan gaji 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menunggu Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan  (Menkeu). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mataram telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp42 miliar dengan rincian Rp21 miliar untuk gaji 13 dan Rp21 miliar untuk gaji 14.

“Total untuk gaji 13 itu, setelah dikurangi tunjangan beras. Sama halnya dengan total untuk gaji 14 itu setelah dikurangi tunjangan juga,” kata Sekretaris BKD Kota Mataram, H. Nizar Deni Cahyadi, di Mataram, Rabu, 23 Mei 2018.

Iklan

Deni mengatakan bahwa pihaknya belum dapat membagikan gaji 13 karena belum ada petunjuk teknisnya (juknis). Hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dan surat edaran dari Mendagri dan Menkeu. Dengan demikian dapat diketahui siapa saja yang akan mendapatkan gaji 13 nantinya.

“Sekarang kami belum bisa bagikan karena juknis belum keluar. Surat edaran dari Mendagri dan Menkeu juga belum keluar. Masih menunggu itu kapan ya kita lihat saja nanti. Kemungkinan tanggal 4 Juni baru dibagi yang gaji 13. Dan gaji 14 juga akan dibagikan pada bulan yang sama, sekitar tanggal 30,” ujarnya.

Sementara itu untuk gaji bulanan ASN, pihaknya juga sudah menyiapkan Rp22,5 miliar. Gaji itu akan dibagikan kepada 5.201 ASN yang bertugas di Kota Mataram.  Sementara untuk jabatan politik belum diketahui apakah akan mendapatkan gaji 13 atau tidak. Semuanya masih menunggu juknis yang menjadi acuan pencairan gaji 13 dan gaji 14.

“Kalau memang ada surat edarannya bisa saja dapat. Seperti halnya tahun lalu, Walikota itu dapat. Yang jelas kita sudah siapkan anggarannya, bagaimana juknisnya kita tunggu saja,” ujarnya. Pihaknya belum dapat memastikan siapa saja yang akan mendapatkan gaji 13 dan 14 sebelum ada surat edaran dari menteri. Sehingga ia meminta kepada ASN untuk bersabar dan menunggu dengan tenang.

Sementara terkait dengan adanya desas-desus tidak adanya gaji 13 untuk honorer, pihaknya juga tidak dapat berkomentar lebih banyak. Sebab ia belum melihat juknis yang menjadi acauan kepada siapa saja gaji 13 itu akan diberikan. (lin)