Pencabulan Anak, Bule Italia Dihukum Lima Tahun Penjara

Mataram (Suara NTB) – Setelah tertunda hampir tiga pekan, akhirnya warga negara Italia, Bruno Gallo menghadapi putusan hakim. Terdakwa perkara pencabulan anak itu divonis hukuman penjara selama lima tahun.

Vonis tersebut menurut ketua majelis hakim Motur Panjaitan dijatuhkan lantaran terdakwa terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan mencabuli enam anak.

Iklan

Bruno yang berumur 70 tahun itu terbukti bersalah melanggar pasal 76e juncto pasal 82 ayat 1 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang perlindungan anak.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama lima tahun,” kata Motur dalam persidangan di Pengadilan Negeri Mataram, Rabu (6/9).

Hal yang memberatkan terdakwa antara lain, perbuatannya menimbulkan keresahan di masyarakat serta mengancam masa depan anak.

Hakim juga memutuskan Bruno untuk membayar denda sebesar Rp 100 juta. “Apabila terdakwa tidak sanggup membayar maka diganti dengan kurungan selama satu bulan.

Terdakwa sebelumnya dituntut penjara tujuh tahun serta denda sebesar Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti kurungan tiga bulan. Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa.

Penasehat hukum terdakwa, Deni Nur Indra dan jaksa penuntut umum, I Komang Sandi masing-masing menyatakan menerima putusan tersebut saat menjawab pertanyaan hakim.

Hakim Motur kemudian menyatakan putusan itu berkekuatan hukum tetap karena masing-masing pihak menyatakan menerima vonis tersebut.

Bruno Gallo terbukti mencabuli enam orang anak, dua diantaranya kini sudah dewasa. Pensiunan koki internasional itu mengimingi korbannya dengan uang Rp 50 ribu kepada masing-masing anak.

Upah itu diberikan sebagai imbalan karena sudah mau melayani birahi terdakwa yang tidak pernah menikah itu. Sebelum dicabuli, korbannya terlebih dahulu diajak menonton video porno. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional