Penataan Pantai Ekas, 30 Rumah Warga Harus Direlokasi

Sejumlah rumah warga yang ada di Kawasan Pantai Ekas Desa Ekas Buana akan direlokasi.(Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Mulai tahun 2021, pemerintah daerah Kabupaten Lombok TImur (Lotim) akan menata kawasan Pantai Ekas Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru. Sebagai konsekuensi penataan, sebanyak 30 unit rumah penduduk terpaksa harus direlokasi.

Kepala Desa Ekas Buana Ahmad Nursandi kepada Suara NTB, Kamis, 29 Oktober 2020 menjelaskan, sebelumnya dalam data ada 15 rumah. Namun setelah dilakukan kroscek ulang, jumlahnya bertambah menjadi 30 unit. Yakni rumah-rumah penduduk yang berada di bibir Pantai Ekas.

Iklan

Lokasi relokasi sudah dipersiapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Lotim. Semua warga sudah disosialisasikan dan dipastikan Kades Ekas ini tidak ada yang protes. Terpenting bagi warga katanya tempat relokasi tidak jauh dari pantai.

Permintaan warga ini sudah dipenuhi. Lokasi relokasi tidak jauh dari lokasi pantai. Penentuan lokasi ini dikarenakan sebagian besar warga Ekas Buana menggantungkan diri pada laut ekas. “99 persen warga kami ini adalah nelayan,” terang Nursandi.

Saat ini, lokasi tempat relokasi sedang dilakukan penimbunan. Kawasan tempat relokasi ini awalnya merupakan rawa-rawa. Masing-masing warga akan diberikan lahan seluas 1,5-2 are. Luas areal relokasi sendiri dipersiapkan sekitar 1 hektar. “Alhamdulillah, proses penimbunan sudah 90 persen tinggal sedikit lagi,” terangnya.

Adapun rumah yang akan ditempati warga ini akan dibangunkan langsung oleh pemerintah daerah. Masyarakat tinggal terima jadi dan langsung bisa menempati rumah baru. Sementara itu, untuk sejumlah penginapan yang ada di lokasi penataan belum ada pembicaraan lebih lanjut.

Sebelumnya, Wakil Bupati Lotim H. Rumaksi Sjamsudin menyebut penataan kawasan Ekas dimaksud untuk menyambut moto GP. Lotim mempesiapkan Rp 5 miliar untuk tahap awal penaatan. (rus)