Penataan Eks Pelabuhan Ampenan Dikeroyok

Kawasan eks Pelabuhan Ampenan akan ditata. Penataan dikeroyok oleh empat OPD. Lapak pedagang ditata sesuai zonasi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Kesemrawutan eks Pelabuhan Ampenan, masih jadi pekerjaan rumah. Untuk penataan pedagang harus dikeroyok. Empat organisasi dilibatkan yakni Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Umum serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Kewenangan masing – masing OPD kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Drs. I Made Swastika Negara, sesuai tugas masing – masing. Sebab, pelabuhan Ampenan tidak sekadar ditata dan selesai. Tetapi, perlu pengawasan terpadu bersama Pol PP dan Linmas.

Iklan

“Penataan ini kan butuh waktu lama,” kata Made ditemui Jumat, 22 Februari 2019.

Konsep penataan 80 pedagang eks Pelabuhan Ampenan, tidak lagi mendirikan lapak dekat dengan pembeli. Cukup menyiapkan meja dan kursi. Pedagang proaktif menawarkan ke pengunjung. Made menginginkan, keindahan dari hasil penataan dapat dirasakan selamanya oleh masyarakat. “Jadi bukan sekarang saja, tapi selamanya,” tambahnya.

Meskipun demikian kata dia, tidak mudah mengubah perilaku pedagang. Tantangannya, pertama, jumlah pedagang semakin bertambah. Mereka melihat peluang usaha cukup besar. Kedua, lemahnya pengawasan dari pemerintah. Khusus pengawasan akan dioptimalkan pengawasan oleh Pol PP dan Limnas.

“Saya diskusi dengan pedagang bukannya mereka tidak mau ditata. Tapi pengawasannya saja yang kurang,” tandasnya. Paling penting menurutnya, wisatawan datang berkunjung memberi kesan baik. Eks Pelabuhan Ampenan ditata lebih seksi, sehingga lebih menarik wisatawan berkunjung.

Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menambahkan, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis telah diminta membuat masterplan. Konsepnya, instalasi tidak terlalu banyak. “Penataan tidak terlalu masif menata ruangnya,” tambahnya.

Pemanfaatan lapak secara kolektif. OPD teknis telah menggelar sosialisasi ke pedagang. Nantinya sambung Mohan, dibuatkan zonasi buat lapak agar mudah dikontrol. (cem)