Penasihat Hukum Terduga Pedofil Bule Italia akan Investigasi Mandiri

Mataram (Suara NTB) – Koordinasi Polda NTB dengan Konsulat Kehormatan Italia dijawab. Pihak kedutaan negara pizza itu memberikan pendampingan hukum terhadap warga negaranya, Bruno Gallo (70) yang diduga melakukan pencabulan anak.

“Kemarin pagi sudah berkomunikasi. Mereka langsung menyiapkan pengacara untuk mendampingi warganya yang berhadapan dengan hukum,” kata Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat, 10 Maret 2017.

Iklan

Warga negara Italia, Bruno Gallo (70) ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan anak usai ditangkap, dua pekan lalu. tersangka dijerat pasal 76 juncto pasal 81 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 35 tahun 2014.

Tersangka diduga melakukan pemaksaan dengan mengimingi korbannya uang agar mau melayani perbuatan cabul. Barang bukti yang diamankan penyidik antara lain, laptop, gawai, dan telepon genggam tersangka.

Irwan menyebutkan korbannya hingga saat ini baru mencapai enam orang. Empat diantaranya anak-anak, sementara dua sisanya sudah dewasa, antara lain HH (16), IZ (17), MS (17), DY (17), SH (24), dan MR (18). Korban tersebut berasal dari Gunung Sari, Lombok Barat.

Terpisah, penasihat hukum tersangka, Deni Nur Indra mengatakan, kliennya itu diminta bersabar mengikuti proses hukum di negara Indonesia. kliennya itu pun diminta untuk jujur atas perbuatannya.

“Itu untuk mempermudah proses hukumnya dan bisa memperingan hukumannya nanti,” ujar dia ditemui usai menjenguk kliennya, Jumat, 10 Maret 2017.

Ia belum banyak berkomunikasi dengan kliennya. Kliennya pun belum mengakui perbuatannya.

“Saya sudah bicara dengan dia. Kalau memang melakukan, saya minta dia jujur. Tapi klien saya mengaku dia bingung karena pada saat penangkapan dia sedang bersama anak-anak main internet dan tidak melakukan apa-apa,” paparnya.

Lagipula, lanjut dia, kasus yang menimpa kliennya itu merupakan delik aduan. Atas dasar itu, ia sebagai penasihat hukum akan melakukan investigasi mandiri terkait tindak pidana pencabulan anak yang diduga dilakukan kliennya.

“Apakah Bruno pelaku atau bukan. Kita tetap pada azas praduga tidak bersalah. Kita cari korban juga termasuk orang tuanya yang membuat laporan. Kita pihak pengacara akan investigasi,” pungkas Deni. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional