Penangkapan Ikan Secara Ilegal Kembali Terjadi

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Perikanan (Diskan) Sumbawa Barat, mengkonfirmasi adanya penangkapan terhadap lima orang nelayan terkait aktivitas destructive fishing di perairan Pulau Range, Desa Poto Tano. Bahkan kelima orang tersebut masing-masing berinisial A (30), S (20), SA (17), S (37), dan S (27) sudah ditangani Ditjen PSDKP guna penanganan lebih lanjut.

“Kasus pengeboman ikan bukan masalah baru yang kita tangani, tapi sudah menjadi masalah klasik. Bahkan aktivitas pengeboman yang mereka lakukan biasanya di hati-hati kerja,” ujar Sekretaris Diskan Slamet Riadi, S. Pi., M. Si kepada Suara NTB, Rabu, 24 Februari 2021. Penangkapan kelima nelayan tersebut dilakukan oleh Pokmaswas Desa Poto Tano pada saat mereka melakukan penangkapan.

Iklan

Dikatakannya, masalah pencarian ikan dengan cara merusak ini, sudah sering terjadi di KSB dan juga sudah dilaporkan ke Provinsi. Berdasarkan laporan tersebut, provinsi kemudian melakukan penangkapan terhadap mereka pada saat melakukan aktivitas destructive fishing. Dari tangan pelaku Pokmaswas berhasil mendapatkan mesin kompresor, kerang, tiga kerang hidup dan beberapa ekor ikan. Sementara pelaku yang melakukan aktivitas merusaka tersebut disinyalir bukan nelayan setempat, malainkan kabupaten lain. “Kelima pelaku sudah ditangkap dan saat ini masih dalam tahap pemeriksaan di Kementerian Perikanan (KKP),” sebutnya.

Ia menyebutkan, meskipun saat ini kewenangan pengawasan laut sudah diambil oleh provinsi, tetapi Diskan Kabupaten tetap melakukan pengawasan. Hal tersebut dilakukan sebagai tanggung jawab moral ke masyarakat dengan tetap turun melakukan pengawasan. Dalam pengawasan ini, pihaknya juga melibatkan Pokmaswas untuk bisa melakukan pengawasan secara bersama-sama. Selain itu pihaknya juga akan tetap melakukan sosialisasi kepada semua masyarakat pesisir untuk tidak melakukan tindakan destructive fishing. “Sebagai tanggung jawab moral, kita tetap akan lakukan pengawasan meskipun tidak maksimal. Karena jika masalah ini dibiarkan, maka  masyarakat kita juga yang akan rugi,” tandasnya. (ils)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional