Penanganan Stunting, Lotim Jadi Barometer NTB

Syamsul Anam. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Kasus stunting di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tertinggi di NTB. Karenanya, daerah yang paling banyak penduduknya ini disebut sebagai barometer NTB. Kalau sudah berhasil penanganan di gumi patuh karya ini maka 50 persen sudah berhasil.

Kepala Bidang Advokasi, Peggerakan dan Informasi BKKBN Perwakilan Provinsi NTB, Syamsul Anam kepada Suara NTB, Jumat, 5 Maret 2021 mengatakan, guna membantu percepatan penanganan di Lotim, dalam waktu dekat dilakukan pendataan keluarga. Dari sana bisa menjadi dasar dalam mengambil kebijakan penanganan yang lebih komprehensif.

Iklan

Syamsul Anam mengutarakan pendataan keluarga ini akan mendeteksi juga keberadaan kasus stunting. Dilakukannya kembali pendataan ini katanya bukan berarti  karena data ada yang belum beres. Akan tetapi, data ini haruslah terus diperbaharui. “Sekarang ini kita sedang orientasi persiapan untuk pendataan ini,” terangnya.

Mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei mendatang digelar pendataan secara keseluruhan. Pendataan kali ini menggunakan aplikasi telpon cerdas. Pusat pengelolaannya nanti di tingkat  kecamatan. Pengendaliannya diakukan manajer data di bawah koordinasi Camat. “Ini merupakan pendataan keluarga secara nasional,” paparnya.

Menurut Syamsul, hasil dari pendataan ini merupakan satu-satunya data mikro yang ada di seluruh indonesia. Data yang dihasilkan oleh BKKBN ini akan menjadi basis data yang dapat digunakan para penentu kebijakan dalam penanganan kasus stunting dan kasus lainnya. “Data ini by name by adress,” terangnya lagi. (rus)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional