Penanganan Stunting di Lotim Tetap Berlanjut

Mahallil Ulil Amri. (Suara NTB/dok)

Selong (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) memastikan penanganan stunting tetap berlanjut. Diketahui, stunting sebelum kedatangan Corona Virus Disease (Covid-19) menjadi isu utama kesehatan. Semenjak kemunculan Covid-19 Maret lalu, sejumlah kegiatan penanganan Covid menjadi terhenti.

Hal ini dikemukakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lotim, Mahallil Ulil Amri di Selong, Rabu, 10 Juni 2020. Dia menerangkan, saat ini pihaknya sedang mengkaji sejumlah langkah teknis untuk melanjutkan penanganan stunting.

Iklan

Salah satu kegiatan yang terpaksa terhenti akibat Covid adalah, kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh pelosok Lotim. Dalam waktu dekat, kegiatan Posyandu ini katanya akan kembali digelar. Salah satu yang menjadi kajiannya adalah, penggunaan alat timbang direncanakan tidak lagi menggunakan kain.

Ada rencana alat timbang ini akan menggunakan alat digital. Penggunaan alat timbang yang bisa disterilisasi dari paparan virus ini dimaksudkan agar tidak terjadi penularan virus saat proses posyandu. Alat timbang manual sebelumnya itu pastinya digunakan lebih dari satu orang. Bisa saja salah satu solusi lainnya menggunakan satu anak satu kain timbang. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional