Penanganan Covid-19, Polda NTB Edukasi Pencegahan Penularan pada Anak

Kapolda NTB Mohammad Iqbal membantu anak mengenakan masker, Sabtu, 14 Juni 2020 dalam kegiatan bantuan sosial di Pondok Perasi, Bintaro, Ampenan, Mataram.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menyisir masyarakat yang belum mendapatkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS). Salah satunya yang berada di Pondok Perasi, Bintaro, Ampenan, Mataram. Bansos kali ini menyasar para nelayan, warga miskin dan orang tua jompo yang belum masuk dalam daftar JPS pemerintah. Anak-anak mendapat atensi khusus.

“Bansos juga menyasar anak-anak yang rentan terdampak Covid-19, Provinsi NTB adalah peringkat Kedua se-Indonesia dengan jumlah anak – anak yang terpapar Covid-19,” terang Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, Sabtu, 13 Juni 2020. Bantuan yang diberikan sebanyak 200 paket sembako. Paket berisi masker, beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan 10 bungkus mi instan. Anak-anak usia sekolah diberi alat tulis dan tas sekolah. Bagi anak-anak di bawah usia sekolah mendapatkan mainan edukasi.

Iklan

“Kalau OKP aktif polisi pun harus progresif dalam kegiatan gotong-royong bahu membahu, kita bersatu padu bersama masyarakat meyakinkan negara bahwa NTB mampu menghadapi Pandemi Covid-19 ini,” ucap Iqbal. Kapolda menambahkan, kegiatan bhakti sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19. Kemudian anak-anak bisa betah beraktivitas di rumah demi menghindari penuluran covid-19.

Kegiatan tersebut diisi dengan aksi teatrikal Cosplay Lego Hero yang dibantu anak-anak mengenakan alat pelindung diri (APD) melawan virus Corona. “Aksi ini sebagai bentuk ajakan sekaligus edukasi bagi anak-anak agar senantiasa menjaga diri dari penularan virus Covid-19,” kata Iqbal. Penyaluran bantuan itu sekaligus dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 itu dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) untuk menciptakan keamanan NTB. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional