Penanganan Covid-19 Berbasis Lokal Belum Konsisten

0
I Nyoman Suwandiasa. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Program Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL) di Kota Mataram dirasa cukup efektif menekan penularan melalui transmisi lokal. Namun pelaksanaan penanganan berbasis lokal justru belum konsisten. Pergeseran paradigma masyarakat dianggap sebagai pemicu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiasa menyampaikan, penanganan Covid-19 berbasis lokal seperti ditawarkan oleh Pemprov NTB, sebenarnya sudah lama dilaksanakan di Kota Mataram. Istilahnya saja berbeda, tetapi komitmen dari Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan sama. “Konsep yang ditawarkan provinsi adalah bagus dengan penanganan basis lokal. Kita bisa bersinergi dan sejalan dengan program PCBL,” kata Nyoman dikonfirmasi pekan kemarin.

IKLAN

Pencegahan berbasis lokal ini merupakan program yang menyasar komunitas terbawah yakni lingkungan dan kelurahan. Secara button up program ini telah dilaksankan. Kendati demikian, ada kelemahan muncul akan menjadi bahan evaluasi sehingga bisa dikolaborasikan dengan program Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTB.

Nyoman menegaskan, persoalan yang dihadapi sebenarnya bukan pada konsep melainkan konsistensi dari pelaksanaan PCBL itu sendiri. Dengan durasi panjang menghadapi pandemi rupanya mengakibatkan kejenuhan, sehingga muncul perubahan – perubahan paradigma dari masyarakat. Apalagi konsep tatanan kehidupan baru barangkali menjadi titik yang perlu dievaluasi kelemahannya. “Kelemahan – kelemahan ini akan jadi bahan evaluasi,” tandasnya.

Salah satu faktor memicu kendornya pencegahan di tingkat lokal adalah pergeseran klaster. Awalnya, penularan atau transmisi lokal menjadi ancaman sehingga segera dilakukan intervensi melalui PCBL. Saat ini, klaster perkantoran cukup mengkhawatirkan karena penularannya sangat masif.

Nyoman meminta lingkungan kembali memasifkan pencegahan berbasis lokal tersebut. Hal ini sempat menjadi pembahasan diinternal tim gugus tugas. Walikota sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan kembali meminta camat dan lurah mengefektifkan pengawasan di masing – masing lingkungan. (cem)