Penambahan Terbesar DPT Pilkada dari Pemillih Pemula

Suhardi Soud. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tujuh kabupaten/kota di NTB yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tercatat jumlah total DPT di tujuh daerah tersebut yang akan memberikan hak pilihnya sebanyak 2.180.915 jiwa.

Jumlah DPT tersebut mengalami peningkatan sebanyak 7.646 pemilih bila dibandingkan jumlah DPT di tujuh daerah itu pada pelaksanaan Pemilu legislatif 2019 lalu. “Sedangkan jumlah DPT pada pemilu 2019 sebanyak 2.173.269 jiwa,” kata ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud, yang dikonfirmasi Minggu, 18 Oktober 2020.

Iklan

Adapun total DPT di masing-masing tujuh daerah Kabupaten/Kota tersebut yakni, Pilkada kota Mataram sebanyak 303.156 jiwa, Kabupaten Lombok Utara capai 172. 326 jiwa, Pilkada Lombok Tengah 751.236 jiwa. Berikutnya, Pilkada kabupaten Sumbawa Barat capai 92.470 jiwa, Pilkada Sumbawa 337.145 jiwa, Pilkada Dompu capai 163.391 jiwa dan Pilkada Bima sebanyak 361.957 jiwa.

Lanjut disampaikan Suhardi, peningkatan jumlah pemilih di DPT pilkada 2020 dari DPT pemilu 2019 itu lebih banyak disumbangkan dari pemilih pemula, yaitu mereka yang mulai memasuki usia 17 tahun, dan sesuai Undang-undang berhak untuk menyalurkan hak konstitusional di pilkada atau pemilu. Selain itu, membengkak jumlah pemilih di DPT di Pilkada 2020 lantaran masifnya perekaman e-KTP selama satu tahun terakhir ini.

Sehingga mereka sebelumnya belum memenuhi syarat mengatongi e-KTP, kini sudah intens melakukan perekaman e-KTP. Kemudian, memenuhi syarat untuk bisa memilih di pemilu atau pilkada. “Ini jadi sejumlah alasan ada peningkatan jumlah DPT di Pilkada 2020,” ungkapnya.

Menurutnya perubahan jumlah DPT dari pemilu ke pemilu merupakan suatu hal lumrah. Acap kali jumlah DPT meningkat, bahkan terkadang mengalami penurunan. Itu sangat tergantung dengan pergeseran orang di daerah tersebut. Pergeseran orang itu tentu dipengaruhi sejumlah faktor. Misalnya kondisi ekonomi, dan sosial masyarakat, dan lainnya. “Perubahan jumlah DPT itu suatu hal biasa,” imbuhnya.

Setelah DPT ditetapkan, maka akan dilakukan penyampaian DPT kepada PPS dari 17 – 26 oktober. Kemudian, pengumuman DPT oleh PPS dari tanggal 28 oktober hingga 6 Desember 2020.

Sementara itu, Ketua KPU kota Mataram, Husni Abidin menambahkan, jumlah DPT di kota Mataram sebanyak 302.156 pemilih. Angka itu meningkat bila dibandingkan DPT pada pemilu legislatif 2019 capai 293,192 jiwa. Artinya ada penambahan pemilih sebanyak 8.964 jiwa.

Lebih lanjut diungkapkan, penambahan jumlah DPT itu sebagian besar disumbang dari mereka sebelumnya belum memenuhi syarat memiliki e-KTP, tetapi pada tahun 2020 sudah melakukan perekaman e-KTP. Sehingga mereka dipastikan sudah memenuhi syarat untuk bisa mencoblos di Pilkada. “Penambahan signifikan disumbang dari pemilih pemula yakni mereka baru berusia 17 tahun,” pungkasnya. (ndi)