Pemprov Tak Terpengaruh Gertakan Pengusaha Kapal Cepat

Mataram (suarantb.com) – Sejak 1 Desember lalu, Pemprov NTB mulai menertibkan penyeberangan kapal cepat (fast boat) dari Bali menuju Gili Trawangan. Namun, penertiban itu baru sebatas pemeriksaan penumpang dan barang bawaannya  di Pelabuhan Bangsal Lombok Utara.

Setelah itu, kapal cepat dapat melanjutkan perjalanan menuju Gili Trawangan. Penertiban ini mendapatkan protes dari para pengusaha atau operator kapal cepat. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, Drs. L. Bayu Windya, M. Si, pengusaha kapal cepat sempat menggertak tidak akan membawa wisatawan ke Lombok.

Iklan

“Biar dia protes. Dia bahkan menggertak tidak akan ke sini. Jangan menggertak, kita tahu bahwa ini bisnis yang besar,” ujar Bayu ketika dikonfirmasi di Mataram, beberapa hari lalu.

Bayu menjelaskan, pihaknya paham bahwa penertiban kapal cepat ini ada dampaknya bagi wisatawan. Pihaknya juga berterima kasih kepada pengusaha yang sudah mempromosikan Gili Trawangan kepada wisatawan.

“Tetapi kita juga berkepentingan untuk menjaga Gili Trawangan. Kita harus  memeriksa dan menjamin keselamatan wisatawan  di laut. Kita perlu juga memeriksa barang bawaan mereka. Jadi ndak perlu juga tidak mau diatur. Dia sekarang harus singgah di Bangsal. Di sana sudah disiapkan counter-counter,” terangnya.

Penertiban secara penuh, lanjut Bayu, belum dilakukan pada 2016 ini. Tahun depan rencananya sudah dilakukan penertiban secara penuh. Artinya, kapal cepat yang membawa wisatawan dari Bali menuju Gili Trawangan harus sandar di Pelabuhan Bangsal.
“Sementara belum, yang penting dia harus dicek dulu, penumpang berapa, ndak boleh ada yang duduk di atas kapal. Kemudian kita periksa barang bawaannya,” tandasnya.

Setiap hari ada belasan kapal cepat yang membawa wisatawan mancanegara dari Bali langsung menuju Gili Trawangan. Jumlah wisatawan yang dibawa mencapai ribuan orang. (nas)

  Dicairkan Setelah APBD Perubahan, Dana Bantuan Parpol Naik Dua Kali Lipat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here