Pemprov Siapkan Rp80 Miliar, JPS Gemilang Sasar 105.000 KK Selama Tiga Bulan

Peta sebaran penerima JPS Gemilang seluruh NTB untuk menekan dampak ekonomi akibat Covid-19. (Suara NTB/Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB menyiapkan program jaring pengaman sosial (JPS) Gemilang untuk menekan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pemprov menyiapkan bantuan sembako kepada 105.000 KK masyarakat NTB yang miskin dan hampir miskin yang tidak mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah pusat seperti PKH dan bantuan sembako.

‘’Total uang untuk jaring pengaman sosial dari Pemprov NTB sebesar Rp80 miliar untuk 3 bulan,  April, Mei dan Juni,’’ sebut Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 5 April 2020.

Iklan

Ia menjelaskan, anggaran sebesar Rp80 miliar untuk jaring pengaman sosial tersebut di luar belanja tak terduga (BTT) untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 tahap I sebesar Rp20 miliar yang digunakan untuk membeli Alat Perlindungan Diri (APD), penyemprotan disinfektan dan alat uji PCR untuk memeriksa spesimen Covid-19.

Dikatakan, semua bantuan jaring pengaman sosial diarahkan agar menggunakan produk lokal sekaligus untuk memberdayakan UKM dan IKM. Ridwan menjelaskan JPS Gemilang terbagi menjadi dua. Yakni bantuan paket sembako dan bantuan paket obat-obatan dan APD.

Bantuan paket sembako diberikan kepada 105.000 KK, terdiri dari 73.000 KK miskin dan hampir miskin yang tidak mendapatkan bantuan PKH dan bantuan sembako dari Pemerintah Pusat. Kemudian 32.000 KK kelompok masyarakat sektor formal dan informal serta dunia usaha terdampak Covid-19.

‘’Bantuan akan diberikan setiap tanggal 15 selama tiga bulan, yaitu April, Mei dan Juni 2020 secara bertahap dan didistribusikan berbasis desa,’’ jelas Ridwan.

Bantuan JPS Gemilang berupa sembako berisi 10 kg beras, minyak goreng 1 liter dan telur 20 butir. Data 73.000 KK masyarakat penerima bantuan paket sembako JPS Gemilang ini berasal dari basis data terpadu Dinas Sosial NTB yang sudah dilengkapi by name by address dan divalidasi oleh desa dan dusun.

Sementara itu, JPS Gemilang bantuan paket obat-obatan dan APD diberikan kepada kelompok masyarakat dan usaha terdampak Covid-19. Bantuan akan diberikan setiap bulan mulai April, Mei dan Juni. Bantuan JPS berupa susu kedelai, minyak kayu putih/cengkeh, masker non medis 4 buah, sabun lokal, dan teh kelor 10 pcs yang diproduksi oleh IKM dan UKM yang ada di NTB.

Mantan Kepala Bappeda NTB ini menyebutkan, total penerima JPS baik yang berasal dari Pemerintah Pusat dan Pemprov NTB sebanyak 975.246 KK dan 868.637 pelanggan PLN. Dengan rincian, JPS Pusat berupa PKH sebanyak 329.883 KK, bantuan sembako 540.363 KK dan biaya listrik gratis 566.335 pelanggan untuk daya R1-400 VA dan diskon 50 persen kepada 302.302 pelanggan daya listrik R1 – 900 VA.

Untuk bantuan PKH diberikan kepada 329.883 KK se-NTB. Kisaran bantuan sebesar Rp2,7 juta per triwulan untuk setiap KK. Pemberian bantuan terhitung mulai 15 Maret dan diberikan sebanyak 4 kali dalam setahun. Sedangkan bantuan sembako Kemensos RI diberikan kepada 540.363 KK se-NTB. Bantuan berupa sembako senilai Rp200.000 per bulan untuk setiap KK. Pemberian bantuan akan diberikan setiap tanggal 10 setiap bulan selama 9 bulan sejak April – Desember. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional