Pemprov Siapkan Mesin Kemasan Tembakau Rajang

Nuryanti. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) –  Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perindustrian menyiapkan permesinan untuk mengemas tembakau rajangan yang sudah dicampur. Mesin kemasan ini nantinya dapat membantu daya saing produk tembakau rajangan lebih kompetitif. “Mesin-mesinnya dibeli dari dana DBH-CHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau),” kata Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE, ME., Kamis kemarin.

Mesin – mesin kemasan ini, rencananya ditempatkan di komplek Kantor Dinas Perindustrian Provinsi NTB di Jalan Majapahit, Mataram. Nuryanti menjelaskan, pemerintah provinsi NTB mendorong peningkatan daya saing komoditas dan produk lokal. Salah satunya tembakau rajangan yang menjadi salah satu komoditas primadona pertanian perkebunan di NTB.

Iklan

Ada 10 pelaku Industri Kecil Menangah (IKM) tembakau yang saat ini dibina oleh Dinas Perindustrian Provinsi NTB. Pembinaan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan daya saing tembakau rajangan yang selama ini hanya dijual setengah jadi dengan kandungan nikotin tinggi. Bantuan peralatan juga diberikan kepada IKM untuk memudahkan pencampuran tembakau rajangan dengan saos dan campuran lain.

“Kalau selama ini tembakau ranjangan dicampur dengan saos dan bahan bahan lainnya secara manual. Sekarang sudah ada mesin penyampurnya supaya lebih higienis dan merata,” ujarnya. Dari sisi hulu, kemudian diperkuat lagi dari sisi hilir. Tembakau rajangan yang sudah dicampur, dikemas menggunakan mesin kemasan yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Maka, nilai jual tembakau rajangan lokal bisa ditingkatkan.

“Bersaing dengan rokok kretek lainnya tentu berat. IKM lebih memilih memaksimalkan pasar tradisional. Yaitu tembakau rajangan, tapi sudah dicampur saos dan dikemas dengan baik,” imbuhnya. Mengapa harus disiapkan mesin kemasan? Nuryanti menjelaskan, selama ini para IKM tembakau mendatangkan kemasan dari Jawa. Tentu mata rantainya juga panjang hingga kemasannya sampai kepada IKM.

Dengan adanya mesin kemasan yang disiapkan oleh pemerintah daerah, dengan kualitas kemasan jauh lebih baik dibandingkan kemasan yang selama ini dibeli dari luar daerah. “Selain lebih bagus, izin edar juga langsung dapat. Dan disiapkan diskon kepada para IKM,” jelas kepala dinas. Ia menambahkan, tidak saja mesin kemasan untuk tembakau rajangan. Pun kemasan untuk produk-produk makanan olahan lainnya juga disiapkan untuk memudahkan para IKM. Tak perlu lagi IKM memiliki mesin kemasan sendiri. Cukup hanya memesan di rumah kemasan milik pemerintah daerah. (bul)

Advertisement