Pemprov Siapkan 3000 Vaksin Covid-19 untuk CPMI

Suasana vaksinasi CPMI yang digagas Disnakertrans bekerja sama dengan Dinas Kesehatan NTB. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB merespons cepat permintaan Asosiasi Perusahaan Pekerja Migran Indonesia (APPMI) untuk memberikan bantuan vaksinasi kepada Calon Pekerja Migran (CPMI) asal NTB yang akan berangkat keluar negeri.  Sabtu, 4 September 2021, sebanyak 352 CPMI telah mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di  Lembaga Pelatihan Kerja, Mataram.

‘’Sebenarnya, vaksinasi akan menyasar 700 CPMI. Namun karena keterbatasan tempat dan waktu, maka jumlah yang  bisa dilayani vaksinasi baru 352 orang. Bagi yang belum memperoleh layanan vaksinasi, akan diarahkan untuk melakukan vaksinasi di Rumah Sakit Mata Mataram sesuai dengan jadwal yang diberikan,’’ ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (Disnakertrans) NTB, I Gede Putu Aryadi, S.H, M.H, Sabtu, 4 September 2021.

Iklan

Pemprov NTB melalui Dinas Kesehatan dan Disnakertrans NTB, telah menyiapkan quota untuk vaksinasi bagi 3.000 orang CPMI yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB dan dijadwalkan secara bertahap.

Gede mengungkapkan, kegiatan vaksinasi ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap para CPMI di NTB sekaligus sebagai salah satu persyaratan keberangkatan menuju negara penempatan.

‘’Gubernur  dan Wakil Gubernur NTB, menugaskan kami agar memastikan bahwa CPMI yang akan berangkat  ke negara penempatan harus benar-benar memenuhi prosedur dan persyaratan yang ditentukan. Termasuk sudah divaksin. Jangan sampai ada yang berangkat unprosedural atau ilegal, karena  sangat mahal risikonya,’’ tegas mantan Irbansus pada Inspektorat Provinsi NTB itu.

‘’Karena itu, saat beberapa waktu lalu APPMI mengajukan permohonan dukungan vaksinasi kepada Ibu Wakil Gubernur, beliau langsung merespons dan memerintahkan kami berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan untuk menyiapkan vaksin bagi CPMI dimaksud,’’ tambah Aryadi.

Sesuai dengan SK Menteri Ketenagakerjaan melalui Dirjen Bina Penta dan Perluasan Kesempatan Kerja RI, saat ini sudah ada 56 negara yang telah dibuka. Oleh karena itu, menurut Aryadi dengan adanya vaksinasi ini dapat membantu persiapan keberangkatan calon PMI ke luar negeri dan menghapus stigma PMI sebagai pembawa virus.

Pelaksanaan vaksinasi bagi CPMI secara teknis dilaksanakan atas kerjasama Disnakertrans NTB, BP2MI, P3MI dan Dinas Kesehatan NTB dengan APPMI.

Pembina APPMI, H. Muazim Akbar dan jajaran Pengurus Harian APPMI menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang telah merespons cepat dan memberi perhatian besar terhadap CPMI ini. (rak)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional