Pemprov Rombak Tim Konsolidasi BPR

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB merombak Tim Konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses merger 8 PD. BPR NTB menjadi PT. Bank BPR NTB. Ketua dan Wakil Ketua Tim Konsolidasi BPR sebelumnya, yakni Ikhwan dan Mutawalli sudah diganti.

‘’Ini baru turun SK Tim Konsolidasi yang baru,” kata Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, M. Nur Aulia, S. STP ketika dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 27 April 2018 siang.

Iklan

Aulia mengatakan, hanya  Ikhwan dan Mutawalli yang diganti dari Tim Konsolidasi BPR. Karena keduanya sedang menghadapi permasalahan hukum. Tim Konsolidasi BPR yang baru, kata Aulia, sifatnya melanjutkan tugas Tim Konsolidasi sebelumnya.

Saat ini Biro Perekonomian sedang menyusun draf revisi Perda Merger BPR. Substansi-substansi dalam revisi Perda Merger BPR itu tak terlepas dari masukan dari tim konsolidasi. “Timnya baru terbentuk. Tapi tidak mulai dari nol,” katanya.

Mantan Kepala Kantor Penghubung Pemprov NTB di Jakarta ini mengatakan, ada beberapa hal yang cukup substantif yang akan diubah dalam Perda Merger BPR yang lama. Diantaranya, mengenai pengelolaan BPR. Ada persyaratan-persyaratan mengenai pengurus BPR, baik direksi maupun komisaris sesuai Permendagri.

Kemudian mengenai dividen juga akan disesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi. Aulia mengatakan, tidak banyak yang diubah dalam revisi Perda Merger BPR tersebut. Untuk itu, pihaknya akan mengajukan draf usulan revisi Perda BPR itu ke Biro Hukum kurang dari sebulan. “Mudah-mudahan di bawah sebulan, kita sudah ajukan ke Biro Hukum,” harapnya.

Menurutnya, revisi Perda Merger BPR merupakan salah satu item proses konsolidasi tersebut. Secara paralel, proses konsolidasi itu sedang berjalan. Misalnya, pihaknya memastikan IT BPR se – NTB benar-benar siap jelang penggabungan menjadi PT.

‘’Sehingga pada saat digabung itu kita sudah siap.  Proses konsolidasi ini sedang berjalan. Kalau mengenai perda, salah satu item yang kita persiapkan. Ini paralel kita buat,” terangnya.

Dengan adanya  revisi Perda BPR ini, kata Aulia, maka jelas akan ada usulan ulang  calon direksi dan komisaris PT. Bank BPR NTB. Usulan calon direksi dan komisaris akan mengikuti Perda yang telah direvisi nantinya. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here