Pemprov Optimis Gelar MotoGP 2021, Hari Ini, Bos Dorna Tinjau Sirkuit Mandalika

H. Lalu Gita Ariadi (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Bos Dorna Sports, Carmela Ezpeleta dijadwalkan meninjau Sirkuit Mandalika, Rabu, 7 April 2021 hari ini bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo  atau Bamsoet. Kehadiran Bos Dorna ini, membuat  Pemprov  NTB optimis Sirkuit Mandalika akan menggelar balapan MotoGP pada Oktober mendatang dengan melihat progres pembangunan sirkuit dan infrastruktur pendukung yang terus dikebut.

‘’Kedatangan Dorna kita sambut baik dan doakan mudah-mudahan Dorna memberikan penilaian apa kekurangan untuk segera kita benahi dari sisa waktu yang ada. Sehingga kita benar-benar memberikan kesan pertama menjadi tuan rumah begitu menggoda,’’ ujar Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si., dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Selasa, 6 April 2021.

Iklan

Sekda mengatakan,  kedatangan Dorna ke NTB harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membenahi kekurangan yang ada jelang perhelatan MotoGP Mandalika, Oktober mendatang. Ia mengatakan, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)  bertanggung jawab untuk kesiapan sirkuit.

Sedangkan Pemda, memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan dan akses jalan dari bandara menuju KEK Mandalika.

‘’Ini adalah komitmen kita menyukseskan itu. Bandara dikebut dengan time table yang harus jadi. Segala kesungguhan yang kita lakukan, mulai dari infrastruktur pendukung dan infrastruktur di dalam kawasan Mandalika, mudah-mudahan diapresiasi positif oleh Dorna,’’ harapnya.

Gita menjelaskan, pembangunan Sirkuit Mandalika dan infrastruktur pendukung MotoGP menjadi atensi Pemerintah Pusat. Bahkan, katanya, Pemerintah Pusat melakukan evaluasi setiap minggu. ‘’Kementerian/Lembaga sesuai tupoksi masing-masing memberikan pengawalan,’’ katanya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M. Si., menambahkan, kedatangan bos Dorna untuk melihat progres pembangunan Sirkuit Mandalika dan  infrastruktur-infrastruktur pendukung lainnyan seperti bandara, akses bandara – Mandalika.

‘’Dan ini bukan kunjungan untuk memutuskan event atau tidak, tapi ini visit. Mereka datang untuk melakukan visit. Dia hanya ingin tahu update saja. Tapi untuk memutuskan race ini cocok, kan belum,’’ katanya.

Faozal mengatakan, saat ini progres pembangunan Sirkuit Mandalika sudah mencapai 70 persen. Sehingga belum bisa diuji coba. Uji coba rencananya akan dilakukan setelah Juli atau Agustus, setelah sirkuit jadi 100 persen.

Ia mengatakan, Dorna selaku penyelenggara MotoGP akan kembali datang sekitar bulan Juli atau Agustus untuk melihat kesiapan Sirkuit Mandalika. “Dia ada enam orang tim Dorna yang datang bersama Ketua IMI,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, homologasi Sirkuit Mandalika atau Jalan Kawasan Khusus (JKK) Mandalika semakin di depan mata. Setelah pemasangan drainase, pekerjaan concrete barrier yang sedang berjalan, sekarang Sirkuit Mandalika sudah mulai diaspal, Jumat, 26 Februari 2021.

Untuk pengaspalan lapisan AC-Base atau lapisan pertama Sirkuit Mandalika dilakukan hingga Maret 2021 dengan target pengaspalan sepanjang 390 meter. Proses pengaspalan ini tidak berhenti di AC-Base, namun ada dua rangkaian proses pengaspalan lain yang dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebagai mitra PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) / ITDC dengan supervisi penuh Direktorat Pengembangan dan Konstruksi MGPA.

Setelah pengaspalan lapisan pertama (AC Base), pengaspalan pun dilanjut ke lapisan kedua (AC-Binder) dan lapisan terakhir (Surface SMA) yang ditargetkan rampung pada pertengahan Mei 2021. Alat yang digunakan selama proses pengaspalan adalah Asphalt Mixing Plant (AMP) yang sesuai dengan standar homologasi FIM, begitupun dengan aspal yang digunakan.

AMP yang digunakan adalah Lintec seri CSD 3000 yang memiliki kapasitas begitu besar yakni 240 ton/jam. Selain itu aspal yang digunakan pada pengaspalan AC-Base ini menggunakan aggregate lokal yang dicampur dengan produk Shell Cariphalte yang juga digunakan di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, sirkuit Sepang Malysia dan sirkuit Fiorano, Italia.

Selain itu, pembangunan Hotel Pullman Mandalika juga terus dikebut. Saat ini progresnya  telah mencapai 39,3 persen dan ditargetkan mulai beroperasi di kuartal IV 2021. Hotel Pullman Mandalika, merupakan hotel bintang 5 yang dibangun di lahan seluas 27.000 meter persegi.

Dengan jumlah 257 kamar yang terdiri dari 27 villa dan 230 kamar building, terletak di dekat West Gate, Kuta Beach Park, The Mandalika. Total investasi pembangunan hotel ini mencapai Rp 709 Miliar.

Saat ini, 39,3 persen progres pembangunan Hotel Pullman Mandalika terdiri dari akumulasi pekerjaan Struktur, Arsitektur, dan Plumbing (SAP) dan non SAP. Pekerjaan SAP sendiri telah mencapai 69,7 persen. ITDC memantau ketat pembangunan hotel melalui anak usaha PT ITDC Nusantara Properti (INP) yang bekerja sama dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero).

Hotel Pullman Mandalika dibangun untuk menambah fasilitas pariwisata dan amenitas kawasan sehingga dapat meningkatkan investasi, juga untuk mewujudkan quick wins The Mandalika menjadi Destinasi Sport Tourism baru di Indonesia. Hal ini dikarenakan tren kunjungan wisatawan dan aktivitas wisata yang diperkirakan meningkat, sejalan dengan normalisasi pariwisata setelah proses vaskinasi Covid-19 selesai. (nas)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional