Pemprov NTB Ungkap Jumlah Pegawai Swasta yang Penuhi Syarat Terima BLT

Ilustrasi Bantuan Dana.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 91.800 pekerja swasta di NTB diajukan untuk mendapatkan bantuan tenaga kerja berupa bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu oleh pemerintah pusat. Namun, dari angka itu, tidak semuanya dinyatakan memenuhi syarat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah, menerangkan pemerintah memang belum dapat mengakomodir keseluruhan pekerja perusahaan di NTB. Hal tersebut disebabkan waktu pendaftaran yang terbilang sangat singkat.

Iklan

‘’Ini baru Jumat lalu diumumkan dan penentuan sampai tanggal 12 (Agustus). Jadi tidak sampai 1 minggu untuk pendaftaran,’’ ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 13 Agustus 2020.

Berdasarkan data yang diterima pihaknya, pengajuan dilakukan untuk 91.800 orang pekerja perusahaan dengan kategori bergaji di bawah Rp5 juta. Namun yang memenuhi syarat hanya sekitar 51.200.

Menurut Wismaningsih, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi agar batas aktif kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang diajukan dapat diperpanjang hingga bulan Juli. Terlebih dengan perpanjangan waktu pendaftaran hingga Jumat, 14 Agustus 2020 diharapkan jumlah pekerja yang menerima bantuan dapat lebih banyak.

‘’Karena dari kementerian juga tidak ada batasan untuk pengajuan. Itu bisa sebanyak-banyaknya. Itu sedang kita koordinasikan, tapi belum ada jawaban,’’ ujar Wismaningsih.

Di sisi lain, andil perusahaan juga dinilai cukup besar untuk memastikan pekerjaanya mendapatkan BLT tersebut. Pasalnya, pendaftaran pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan itu sendiri sebagai bagian dari perlindungan sosial.

‘’Ini tanggung jawab perusahaan. Jadi perusahaan harus mendaftarkan ke BPJS, karena ini 4 bulan perolehannya (untuk BLT),’’ jelasnya.

Diterangkan, dalam arahan yang diterima pihaknya bahwa pendaftaran pekerja yang berhak menerima BLT tersebut diambil dari data BPJS. Data yang diserahkan antara lain nama lengkap pekerja, nomor e-KTP, nomor rekening bank atas nama pekerja, nama bank, nomor telepon aktif, dan email pekerja.

Untuk persyaratan penerima bantuan antara lain WNI, peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, membayar iuran minimal hingga Juni 2020, terdaftar sebagai peserta sebelum Juni 2020, memiliki nomor rekening bang aktif atas nama pribad. Upah di bawah Rp5 juta, tidak memperoleh fasilitas Kartu Pra-kerja, dan tenaga kerja penerima upah non BUMN serta non ASN. (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here