Pemprov NTB Tetapkan 588 Ribu Sasaran Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/ris)

PROGRAM vaksinasi Covid-19 untuk anak sudah dimulai sejak pertengahan Desember 2021. Hingga tanggal 8 Januari lalu, progress vaksinasi anak sudah mencapai angka 12,94 persen dari total sasaran sebanyak 588.114 sasaran se NTB.

Asisten III Setda Provinsi NTB dr. Hj Nurhandini Eka Dewi, Sp.A mengatakan, di masa pandemi seperti sekarang ini sangat diperlukan perlindungan untuk anak-anak, karena merekalah yang paling rentan tertular karena sistem kekebalan tubuhnya tidak seperti orang dewasa. Sehingga orang tua perlu melindungi si kecil dari virus corona dengan cara vaksinasi.

Iklan

Bagi orang tua yang masih belum mengizinkan anaknya untuk disuntik vaksin,  Eka mengimbau agar memberikan izin vaksin demi perlindungan dan kesehatannya.

“Jadi imbauannya kita kepada orang tua, kalau ingin anak kita itu bisa berkehidupan yang seperti sebelum pandemi, pertama protokol kesehatan dan memberikan perlindungan melalui vaksinasi, itu pilihannya,” kata Nurhandini Eka Dewi kepada Suara NTB, Selasa, 11 Januari 2022.

Ia menerangkan, vaksinasi anak di Indonesia, termasuk di NTB hanya menggunakan vaksin Sinovac. Sebab vaksin jenis inilah yang telah melalui ujicoba sampai tahap klinis ke tiga untuk anak-anak dan baru selesai pada pertengahan tahun 2021 untuk dunia. “Kita termasuk yang cepat memberikan vaksin kepada anak-anak,” ujarnya.

Adapun stok vaksin untuk mempercepat program vaksinasi anak di NTB sudah dikirimkan dari pusat dan diperkirakan pekan ini sudah sampai Mataram. Dari Kota Mataram, vaksin akan didistribusikan ke kabupaten/kota dan siap digunakan pekan depan untuk anak usia 6 – 11 tahun.

Terkait target waktu untuk memvaksin 588 ribu anak di NTB, pihaknya akan mengejar waktu di bulan Januari ini untuk vaksinasi dosis satu dan dosis keduanya di bulan Februari. ‘’Sementara kita targetkan 70 persen vaksin dosis kedua dengan hitungannya  lebih dari 9000 vaksinasi per hari,’’ ujar Eka.

Berdasarkan data per tanggal 8 Januari 2022, untuk sementara vaksinasi anak tertinggi di Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah 59,05 persen, disusul Kabupaten Sumbawa Barat dengan jumlah 53,27 persen, Lombok Utara sebesar 29,21 persen, dan Kota Mataram 16,50 persen.(ris)

Advertisement