Pemprov NTB Segera Operasionalkan RS Mata

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penderita katarak di NTB cukup tinggi, sekitar 4 persen dari total penduduk di daerah ini. Data Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, sebanyak 4.000 penderita katarak yang dioperasi tiap tahun.

‘’70 persen operasi mata di NTB dilakukan BKMM (Balai Kesehatan Mata Masyarakat), sekarang menjadi RS Mata. Setahun sekitar 4.000 operasi katarak. Kalau jumlah penderita katarak kita 4 persen dari jumlah penduduk,’’ sebut Kepala Dikes NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, MPH di Mataram, Senin, 17 Desember 2018.

Iklan

Ia menyebutkan, 70 persen operasi mata yang dilakukan di NTB akibat katarak. Kalaupun tiap hari dilakukan operasi katarak, masih banyak masyarakat NTB yang menderita penyakit tersebut.

Sehingga dalam waktu dekat RS Mata milik Pemprov NTB akan segera beroperasi. Tahun depan, RS Mata mendapatkan dukungan anggaran dari APBN sebesar Rp12 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan diperuntukkan melengkapi alat-alat kesehatan di RS Mata.

‘’Tahun depan RS Mata dapat  Rp12 miliar, RSJ Rp9 miliar. Karena ambulans sudah ada (bantuan swasta), kita fokus untuk alat operasi. Kita ingin RS Mata jadi rujukan sehingga alatnya kita lengkapi,’’ harapnya.

RS Mata nantinya akan menempati eks Gedung RSUP NTB yang berada di Jalan Pejanggik Kota Mataram atau belakang Kantor BKD NTB. Letaknya berdekatan dengan Kantor Gubernur NTB.

Eka mengatakan, tahun ini sudah dilakukan rehabilitasi gedung lantai I. Rehab gedung akan dilakukan secara bertahap. Namun, Gedung RS Mata akan mulai digunakan 28 Desember mendatang. (nas)