Pemprov Kesulitan Akses Realisasi Investasi di KEK Mandalika

Mataram (Suara NTB) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi NTB, masih merekap total realisasi investasi sepanjang tahun 2020 di NTB. Pemprov NTB bahkan merasa kesulitan untuk mendapatkan laporan realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Demikian disampaikan Kepala DPM-PTSP Provinsi NTB, Ir.H.Muh. Rum, ST, Senin, 18 Januari 2021. ‘’Belum ketemu realisasi investasi di KEK Mandalika,’’ jelas mantan Kepala BPBD Provinsi NTB ini.

Iklan

KEK Mandalika adalah masa depan ekonomi NTB. Keberadaan destinasi wisata super prioritas ini nantinya akan mendongkrak serapan tenaga kerja dan investasi. Meski demikian, Rum mengharapkan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, provinsi maupun kabupaten dengan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola KEK Mandalika.

‘’Sebagai masa depan NTB, mudah-mudahan ITDC all out mengelola KEK Mandalika. Dan, jangan lupa juga, ITDC kolaborasi dengan Pemda dan Pemprov,’’ ujarnya.

Hal ini disampaikannya, mengingat, DPM-PTSP NTB merasa tidak dilibatkan dalam rapat-rapat koordinasi membahas investasi.

“Bahkan saya  sampai datang ke Mandalika. Katanya mereka akan kooperatif dan melaporkan lagi realisasi investasinya. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,’’ ujarnya.

Pembangunan di NTB menurutnya tidak bisa dilakukan oleh hanya satu pihak. Harus kerjasama kuat multi stakeholders. Apalagi KEK Mandalika saat ini diikhtiarkan sebagai destinasi wisata super prioritas dan akan dijadikan tuan rumah penyelenggaraan MotoGP.

“Karena itu, (ITDC) jangan sendiri-sendirilah,” demikian Rum.

Terpisah, Miranti, Korsec ITDC menanggapi singkat pernyataan Kepala DPM-PTSP NTB. Miranti mengatakan bahwa pihak ITDC juga meminta secara detail koordinasi yang  dimaksudkan DPM-PTSP NTB.(bul)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional