Pemprov Distribusikan 235 Ribu Liter Air Bersih ke Masyarakat Terdampak Kekeringan

Distribusi air bersih yang dilakukan Pemprov melalui Disos NTB di sejumlah dusun/desa yang mengalami krisis air bersih di NTB. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB mulai mendistribusikan air bersih kepada ribuan warga terdampak kekeringan di belasan desa yang berada di lima kabupaten/kota. Sejak Juni hingga 14 September 2020, Pemprov melalui Dinas Sosial (Disos) NTB telah melakukan distribusi air bersih sebanyak 235 ribu liter.

Kepala Disos NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH mengatakan, dibutuhkan kebersamaan dalam mengatasi kekeringan yang melanda NTB. Jumlah penduduk yang terdampak kekeringan sebanyak  705.691 jiwa atau 199.294 KK,  tersebar di 341 desa, 75 kecamatan dan 9 kabupaten/kota di NTB.

Iklan

Dengan kebutuhan air bersih sebanyak 5 liter per jiwa maka per hari kebutuhan air bersih masyarakat terdampak, tidak kurang dari 3,5 juta liter. ‘’Kalau dihitung sampai dengan Desember, maka butuh 420 juta liter,’’ kata Khalik dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 14 September 2020 siang.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ini, maka kebersamaan seluruh stakeholders harus terwujud dalam sinergitas yang kuat. Mulai dari TNI, Polri, PMI, NGO, Ormas, OKP, BUMN/BUMD, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi bergerak bersama. Semua harus terlibat dalam pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menyebutkan, distribusi air bersih telah dilakukan di 16 desa. Antara lain, distribusi air bersih di Desa Batulayar, Banyu Urip dan Pelangan Lombok Barat. Kemudian di Lombok Tengah pada sejumlah desa antara lain, Bile Lando dan Rambitan. Selanjutnya di Lombok Timur pada beberapa desa seperti Batunampar Selatan dan Seriwe.

Kemudian Kota Bima pada sejumlah kelurahan antara lain Dara, Ntobo dan Panggi. Sedangkan di Lombok Utara, distribusi air bersih di beberapa dusun yang berada di desa Medana. Dengan total air bersih yang telah disalurkan sebanyak 235 ribu liter.

Khalik menambahkan khusus untuk Lombok Timur, pihaknya tidak akan lagi mendistribusikan air bersih seperti biasanya. Karena sesuai dengan permintaan Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy, telah meminta untuk diberikan pinjam pakai mobil tangki air saty unit.

“Dan kemarin pada hari Sabtu, 12 September 2020, Dinas Sosial Provinsi sudah melakukan serah terima mobil tangki kepada Pemerintah Kabupaten Lotim melalui Dinas Sosial Lotim,” terang mantan Penjabat Bupati Lotim ini. (nas)