Pemkot Usulkan 400 Formasi CPNS, Ini Formasi Yang Dibutuhkan

Ilustrasi peserta seleksi CPNS. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di tahun 2021 mendatang. Formasi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan menjadi prioritas.

Usulan formasi CPNS telah disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (ManPANRB) sesuai surat nomor: 821/301/BKPSDM/2020 perihal bahan penyusunan kebutuhan ASN tahun 2021.

Surat itu menindaklanjuti surat MenPANRB Nomor BIII26-30/v3-9/99 tanggal 8 Januari perihal permintaan bahan penyusunan kebutuhan ASN.

Data kebutuhan PNS Pemkot Mataram berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja per tanggal 31 Desember 2019 berjumlah 6.749 formasi. Bezetting pegawai sampai 31 Desember 5.170. Sementara, ASN yang memasuki usia pensiun pada tahun 2020 berjumlah 199 orang. Jumlah formasi yang lowong pada perangkat kerja daerah sejumlah 1.579 orang.

Dari 400 formasi yang diusulkan kebutuhan paling banyak yaitu formasi tenaga pendidik mencapai 240 formasi, tenaga kesehatan 120 formasi dan tenaga teknis 40 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota mataram, Baiq Nelly Kusumawati menyampaikan, kebutuhan kebutuhan ASN memang telah diminta oleh KemenPANRB. Pihaknya masih menggodok formasi yang dibutuhkan. Salah satunya berkoordinasi dengan instansi teknis.

Menurutnya, paling prioritas saat ini adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Pemerintah pusat memberikan peluang untuk pengajuan tenaga teknis seperti teknologi informasi. “Yang jelas paling banyak kita butuhkan itu kesehatan dan tenaga pendidik. Baru setelah itu tenaga teknis,” kata Nelly.

Kebutuhan formasi yang diusulkan tidak bisa seluruhnya disetujui. Pemerintah pusat mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan lainnya. Biasanya, KemenPANRB akan menginformasikan kabupaten/kota maupun provinsi total formasi yang disetujui pada pengadaan tahun tersebut.

Untuk formasi yang kosong pada penerimaan CPNS 2019 kemungkinan akan diakumulasi. Seperti formasi tenaga anestesi di rumah sakit tidak ada satu pun pelamar yang memenuhi nilai ambang batas. (cem)