Pemkot Mataram Temukan 900 Reklame Tak Berizin

Mataram (suarantb.com) – Pemkot Mataram menemukan sebanyak 900 reklame tak berizin dari 2 ribu reklame yang terpasang di seluruh wilayah Kota Mataram. Akibatnya Pemkot Mataram mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Mataram, H.M. Syakirin Hukmi mengimbau kepada para pemilik reklame agar segera memperpanjang izinnya. Syarat memperpanjang izin dengan memenuhi kewajiban perpajakan. Apabila izin tak diperpanjang, maka akan ditertibkan. “Dia tidak boleh lagi mengiklankan sesuatu di situ,” tegasnya, Kamis, 22 September 2016.

Iklan

Syakirin mengatakan setiap orang yang ingin memperkenalkan atau mengiklankan apapun kepada publik harus dengan izin Pemkot Mataram. Sehingga reklame yang berada di wilayah Kota Mataram lebih tertib.

Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram, H. M. Kemal Islam mengatakan 900 reklame yang terdata tersebut tidak termasuk papan toko. Jumlah papan toko yang didata pihaknya sebanyak 3 ribu dan juga akan ditertibkan. “Kita ingin benahi, semua menempel dan semua harus punya izin,” ujarnya.

Hingga 2016, target PAD Kota Mataram belum terpenuhi sebab banyaknya reklame yang tidak memenuhi kewajiban pajak. Kemal mengatakan target PAD Kota Mataram dari pajak reklame sebesar Rp 2,5 miliar, dan realisasinya saat ini hanya 63 persen.

Untuk itu, Pemkot akan mengadakan penertiban secara menyeluruh mulai Oktober mendatang. “Ada 160 reklame yang sudah kita bidik, kita kirim surat ke 160 (pemilik) reklame itu. Itu  yang besar-besar,” tambahnya. (rdi)