Pemkot Mataram Mulai Sisir Jukir Liar

Mataram (suarantb.com) – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram mulai menyisir keberadaan juru parkir (jukir) liar, Selasa, 1 November 2016. Penertiban dilaksanakan mulai dari Jalan Panji Tilaar memutar hingga ke Jalan Gajah Mada, Sekarbela. Dishubkominfo menganggap wilayah tersebut memiliki potensi retribusi parkir cukup besar, sehingga memungkinkan adanya jukir liar.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengendalian, Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Mataram, Mahfuddin Noor. Penertiban jukir ini juga ditujukan untuk memaksimalkan pelaksanaan Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Perparkiran.  Ia mengatakan, setiap jukir harus mematuhi peraturan yang terdapat dalam Perda tersebut seperti penggunaan karcis parkir hingga pemakaian rompi.

Iklan

“Kami turun untuk melakukan pengawasan juga, sejauh mana penggunaan karcis parkir tersebut,” jelasnya.

Penertiban akan rutin dilaksanakan selama dua bulan, mulai 1 November hingga 31 Desember 2016. Dalam sepekan, Dishubkominfo akan turun dua kali; Selasa dan Kamis. Pendekatan operasi penertiban dilakukan per kecamatan, dan dimulai dari kecamatan yang dianggap paling tinggi potensi retribusi parkirnya. Hari berikutnya penertiban akan bergeser ke wilayah Ampenan.

Jukir liar yang ditertibkan akan dibina sehingga menjadi jukir resmi yang terdaftar di Dishubkominfo Kota Mataram. “Sedapat mungkin mereka yang bersangkutan kemudian kita panggil ke kantor untuk kita lakukan pembinaan,” ujarnya. (rdi)