Pemkot Kerahkan Petugas Periksa Hewan Kurban

Juwaihar. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, melalui Dinas Pertanian (Distan) akan mengerahkan 50 orang petugas untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban. Penempatan petugas pada 41 kelurahan di lima kecamatan tersebut, tiada lain untuk memastikan ternak sapi, kerbau dan kambing yang disembelih aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan dan Keswan Distan Kota Bima, drh. Juwaihar kepada Suara NTB di kantornya, Kamis, 15 Juli 2021 menyampaikan, untuk hewan kurban seperti sapi dan kerbau pihaknya menerima pemotongan di RPH Asakota.

Iklan

Di sana terdapat petugas khusus yang akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terkait kondisi kesehatan fisik dan daging hewan kurban.

Sementara ternak yang dipotong secara mandiri oleh warga di rumah masing-masing, untuk memastikan kelayakan dan keamanan sebagai hewan kurban, pihaknya akan menempatkan 50 orang petugas pada H-1 hingga H+2 Idhul Adha 1442 H. “Jadi di 41 kelurahan itu sudah ada petugas dari Dinas Pertanian yang akan melakukan pengawasan saat pemotongan hewan kurban,” ungkapnya.

Sebagaimana pengalaman tiap tahun, lanjut dia, setiap warga yang ingin menyumbang hewan kurban, biasanya berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan. Mereka selanjutnya melapor ke Distan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Meski demikian, tak dipungkiri terkadang pihaknya kecolongan karena masyarakat tak sabar menunggu proses pemeriksaan kesehatan ternak lain. “Kalau belum sempat ada petugas lapangan, kami menyiapkan tiga posko untuk pemeriksaan, jadi masyarakat cukup membawa limpa dan hatinya untuk diperiksa,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban, menurut Juwaihar, sangat penting dilakukan untuk mengetahui daging yang dihasilkan layak atau tidak dikonsumsi masyarakat.

Jika ditemukan indikasi penyakit, sarannya agar ternak yang bersangkutan tidak dipotong bagi yang masih hidup, sementara yang sudah terlanjur harus dibakar atau dikubur demi keamanan bersama. “Baiknya itu masyarakat kooperatif, kalau tidak sempat melapor ke kami langsung ke lurah,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional