Pemkot Kembali Gelar Vaksinasi Massal

Henny Suyasih (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram menjadwalkan vaksinasi massal coronavirus disease (Covid-19) dapat kembali di laksanakan Sabtu, 10 April 2021 mendatang. Hal tersebut dilakukan untuk mengakselarasi capaian vaksinasi di ibu kota provinsi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Mataram, Lalu Martawang menyebut pihaknya memilih Lombok Epicentrum Mall (LEM) sebagai lokasi vaksinasi massal. Terutama mempertimbangkan lokasi yang strategis dengan sasaran dari kelompok masyarakat yang beragam, baik lansia maupun muda.

Iklan

“Target kita 500 orang bisa menerima vaksinasi. Kita akan mulai pukul 1 siang. Ini upaya kita untuk mempercepat vaksinasi, selain yang sudah dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan (Dikes) pada struktur layanan di Puskesmas dan Puskesmas pembantu atau melalui kelompk masyarakat tertentu,” ujarnya, Kamis, 8 April 2021. Menurutnya, upaya tersebut menjadi ikhtiar Pemkot Mataram untuk mengakselarasi vaksinasi sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok dapat muncul.

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dikes Kota Mataram dan Dikes Provinsi NTB. “Intinya kita pastikan stok vaksinnya mencukupi. Kami di RSUD memberikan dukungan penuh dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada, supaya target vaksinasi di Kota Mataram bisa mengalami percepatan,” jelas Martawang.

Di sisi lain, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan berbasis 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi). Termasuk saat mendatangi lokasi vaksinasi massal nantinya.

“Kami jalankan SOP-nya dengan pengawalan dari TNI-Polri. Jadi jaga jarak disiapkan, dan masyarakat (yang ingin mengikuti vaksinasi) juga bisa mendaftar secara online supaya bisa memastikan jam berapa perlu hadir. Ada juga nomor antrean yang kita pakai untuk memastikan momen vaksinasi itu bukan menjadi tempat penularan virus,” ujarnya.

Target utama vaksinasi tersebut menurut Martawang adalah kelompok lansia. Sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi agar 13.366 orang lansia di Kota Mataram dapat divaksinasi. Kendati demikian, bagi kelompok muda yang juga ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 tetap dipersilakan.

“Kita berusaha mengimbau supaya yang muda memberikan kesempatan atau mengajak yang lansia untuk secepatnya mengkuti vaksinasi. Kalau anak muda ingin divaksin, harus membawa atau mengajak juga lansia,” jelasnya.

Hal tersebut dilakukan untuk menyelamatkan kelompok lansia dari potensi penularan virus. Terlebih angka kematian pasien Covid-19 di Kota Mataram masih cukup tinggi dan didominasi oleh kelompok lansia yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Satgas Covid-19 Kota Mataram mencatat sampai 8 April 2021 jumlah konfirmasi positif mencapai 2.964 kasus. Rinciannya, 2.733 orang pasien dinyatakan sembuh, 134 orang meninggal dunia, dan 94 orang lainnya masih menjalani perawatan.

Progres vaksinasi lansia di Kota sendiri sampai dengan 7 April sebanyak 8.909 orang lansia atau 66,65 persen dari target 13.366 orang telah divaksinasi untuk tahap pertama. Sedangkan tahap dua sudah mencapai 2.949 orang. Sementar cakupan vaksinasi untuk pekerja pelayanan publik tahap pertama sudah 33.291 orang, dan tahap kedua 9.936 orang.

“Angka meninggal itu relatif tinggi, dan yang rentan terkena virus adalah lansia. Kita harus melindungi itu, selain dengan penerapan protokol ketat juga dengan vaksinasi ini,” tandas Martawang. (bay)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional