Pemkot Kembali akan Rombak Pimpinan OPD

Baiq Nelly Kusumawati. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana dikabarkan akan kembali merombak jabatan. Perombakan dilakukan sebelum melakukan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Hal dilakukan untuk mengisi jabatan kosong.

Sumber Suara NTB menyampaikan, sebelum pembentukan panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) kemungkinan akan dilakukan perombakan jabatan di eselon II oleh Walikota. Saat ini, sedang dilakukan persiapan dan melihat jabatan apa yang cocok dipansel. “Kemungkinan ada perombakan jabatan sekali lagi,” kata sumber.

Iklan

Dia tidak menyebutkan secara detail siapa saja yang bakal digeser. Enam jabatan pimpinan OPD yang kosong seperti Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Perencanaan Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram. Sebagian posisi itu bakal diisi terlebih dahulu melalui pergeseran. “Ada enam kosong setelah Bu Miftah pensiun. Nanti ada yang ditempatkan di sana dulu. Baru jabatan itu dipansel,” terangnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati enggan mengomentari rencana perombakan jabatan sebelum pelaksanaan pansel. Menurutnya, kebijakan itu menjadi hak prerogatif kepala daerah selaku pejabat pembina kepegawaian. “Dari mana informasi itu. Mungkin hoaks,” kilahnya.

Dijelaskan, pansel jabatan pimpinan tinggi pratama segera digelar. Dokumen telah dipersiapkan sejak lama dan tinggal diserahkan ke Walikota. Setelah disetujui dan tandatangani akan langsung diajukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Kementerian Dalam Negeri. “Semua sudah siap ada di atas meja. Tinggal diserahkan ke Pak Wali saja,” tandasnya.

Kepastian pelaksanaan pansel enam jabatan itu kata Nelly, tinggal menunggu waktu saja. Disinggung terkait komposisi tim pansel? Dikatakan, sejauh ini tidak ada perubahan sesuai susunan tim sebelumnya. Akan tetapi, jika dirasa perlu perbaikan dan mengganti komposisi timnya tinggal dicoret dan masukan yang baru. “Sementara ini sih belum ada perubahan. Nanti kita lihat kalau memang Pak Wali mau ubah. Tinggal dicoret dan masukan nama sesuai yang diminta Pak Wali,” demikian kata Nelly. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional