Pemkot Kecewa Tak Dilibatkan Tes SKD P3K

Sejumlah pelamar P3K menunggu giliran masuk ujian di SMKN 3 Mataram, Senin (13/9). Pemkot Mataram merasa kecewa karena pelaksanaan SKD tidak dikoordinasikan oleh pemerintah pusat. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram merasa kecewa terhadap pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Pasalnya, pemerintah pusat tidak melibatkan bahkan mengkoordinasikan ke daerah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati dikonfirmasi, Senin, 13 September 2021 mengaku terkejut formasi tenaga guru yang ikut seleksi P3K tiba – tiba menjalani tes SKD. Sementara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak pernah berkoordinasi dan mengkomunikasikan ke daerah. “Bagaimana pun juga harus disampaikan. Kabupaten/kota lain di NTB menanyakan ke Mataram karena selalu dijadikan acuan kalau ada informasi terbaru,” kata Nelly.

Iklan

Pihaknya berinisiatif mencari informasi terhadap pelaksanaan tes tulis P3K tersebut dengan menghubungi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. Aidy Furqon. Dikbud NTB menyerahkan ke Disdik masing – masing kabupaten/kota. Rupanya, Disdik Kota Mataram juga tidak mendapatkan informasi apapun dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan SKD P3K tersebut. “Jawabannya sama juga Pak Kadis Pendidikan ndak tahu informasi,” sesalnya.

Jumlah P3K mengikuti SKD 738 orang. Nelly meminta Disdik mengkoordinasikan dengan masing – masing kepala sekolah agar mendata guru yang lulus verifikasi. Data itu akan dijadikan acuan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan atau swab antigen gratis seperti diberlakuan pada calon pegawai negeri sipil.

Selain itu, ia juga meminta rekapan hasil seleksi P3K dilaporkan harian. Menurutnya, P3K juga bagian dari PNS yang menjadi tugas dan tanggungjawab BPKSDM dalam mendata pegawai. “Kita juga bingung kok tidak dilibatkan. Seharusnya dilaporkan karena P3K ini terintegrasi dengan PNS,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Lalu Fatwir Uzali mengaku, tidak mengetahui proses seleksi P3K untuk tenaga guru. Tahapan seleksi administrasi maupun tes tulis menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan. Pihaknya hanya mengawal proses seleksi sesuai arahan pemerintah pusat. “Kami tidak tahu. Selebihnya di pusat saja,” timpalnya.

Adapun siapa yang lulus seleksi administrasi sampai pengumuman jadwal SKD langsung ditangani Kemendikbud. Informasi jadwal tes tulis masuk ke akun masing – masing pelamar. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional