Pemkot Bima Rencana Bantu Warga Terdampak PPKM Mikro

Iksan. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, berencana memberikan bantuan beras untuk warga terdampak PPKM Mikro. Targetnya, sekitar 9.500 KPM diluar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima, H. Iksan, S. Sos., dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 22 Juli 2021 membenarkan adanya rencana penyaluran bantuan beras tersebut.

Iklan

Rencana itu diketahui setelah menggelar rapat koordinasi bersama Bappeda, pihaknya dimintai data warga yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat. “Tadi baru dibicarakan belum final, tapi sedang dalam persiapan. Kami dimintai data, konsepnya ada bantuan,” terangnya.

Penerima bantuan pusat dan provinsi dimaksud yakni KPM BST, BPNT dan PKH. Sementara KPM di luar ketiga program itu atau terdampak penghapusan akibat beberapa persoalan, mereka akan menjadi prioritas pemerintah daerah.

Waktu penyaluran JPS Setara Kota Bima tahun lalu, Iksan mencatat 9.296 KPM. Dalam perjalanan ternyata hanya 4.523 KPM masih layak menjadi penerima manfaat, sedangkan yang lain sudah diakomodir lewat program pusat seperti BST, BPNT dan PKH.

Data KPM ini terus berkembang dan berubah, seperti KPM BST yang mulanya mendapat bantuan pusat melalui Bank BRI. Sejak Januari 2021, mereka tidak lagi terdata sebagai penerima, jumlahnya 584 KPM. Kemudian ada juga penerima BST yang terhapus sekitar 409 KPM. “Lalu ada KPM BPNT yang dihapus 1.499 KPM, sehingga totalnya 7.015 KPM yang belum tersentuh,” jelasnya.

Jika melihat target sasaran Pemkot Bima yakni 9.500 KPM, maka masih ada kekurangan sekitar 2.000 lebih KPM. Kekurangan tersebut segera disampaikan ke pemerintah kelurahan untuk mengusulkan KPM baru.

Sementara disinggung bantuan beras untuk penerima BST dan PKH dimasa PPKM Mikro, Iksan menegaskan, pihaknya sudah menyerahkan semua data KPM ke Perum Bulog Cabang Bima. Karenanya, sekarang tinggal menunggu waktu pendistribusian ke tiap kelurahan. “Untuk PKH 6.327 KPM kalau BST 8.834, jadi sekitar 15.000an KPM. Sekarang dalam persiapan untuk penyaluran,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional