Pemkot Berharap Adanya Kelonggaran

Mohan Roliskana (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Mataram berakhir pada Senin, 2 Agustus 2021. Keputusan selanjutnya menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Meningkatnya angka kesembuhan serta turunnya fatality rate, sehingga diharapkan adanya kelonggaran.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana dikonfirmasi, Senin, 2 Agustus 2021 mengatakan, kebijakan selanjutnya pasca berakhirnya penerapan PPKM level 4 masih menunggu instruksi atau kebijakan dari pemerintah pusat. Tetapi perkembangan kasus penularan virus corona yang diterima dari Dinas Kesehatan mengalami perkembangan cukup signifikan. Angka fatality rate menurun, tingkat keterisian kamar juga turun serta angka kesembuhan meningkat.a

Iklan

Indikator ini diharapkan menjadi tolok ukur pemerintah pusat untuk memberikan kelonggaran – kelonggaran. “Alhamdulillah, ini menjadi indikator agar bisa lebih baik lagi,” kata Mohan.

Peralihan dari PPKM level 4 diharapkan bisa diturunkan lagi. Meskipun, di level 4 ada relaksasi aktivitas diberikan masyarakat dengan memberikan ruang beraktivitas, sehingga aktivitas ekonomi berjalan lebih baik.

Walikota menambahkan, perubahan status atau level nantinya ada surat edaran dari pemerintah pusat. Pengoperasiannya diberikan kepada pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan. “Nantilah, kita tunggu dulu apa edaran dari pusat. Dari surat edaran itu operasionalnya diserahkan ke daerah,” tambahnya.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang penerapan PPKM level 4 coronavirus disease atau Covid-19. Inmendagri mengatur bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen atau work from home. Destinasi wisata ditutup dan lain sebagainya.

Mohan belum berani mengambil kesimpulan apakah destinasi wisata akan dibuka kembali atau sebaliknya. Karena, belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat. “Kita lihat nanti dulu, apakah dibuka atau bagaimana,” jawabnya.

Kendati demikian, dia mengharapkan turunnya angka kasus Covid-19 bisa memberikan kelonggaran terhadap aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat. Jika dilihat dari indeks kepatuhan penerapan protokol kesehatan, Mataram masuk paling taat dibandingkan kabupaten/kota di NTB. Terhadap tingkat penularan telah mengalami pergeseran dari zona merah ke zona orange. Jumlah kelurahan zona hijau meningkat. Selebihnya, ada zona kuning dan orange. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional