Pemkot Batasi Cuti ASN

H. Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram akan membatasi pengajuan cuti aparatur sipil negara (ASN) menjelang libur akhir tahun. Kebijakan ini untuk membatasi aktivitas liburan keluar daerah yang berpotensi terjadinya penularan virus corona.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito menegaskan, cuti bersama bagi ASN sesuai yang ditentukan oleh pemerintah pusat yakni mulai tanggal 24 – 26 Desember. ASN tidak diperkenankan menambah libur. “Tanggal 27 Desember harus masuk,” kata Sekda dikonfirmasi Selasa, 15 Desember 2020.

Eko menyarankan ASN fokus merampungkan pekerjaannya. Jangan sampai pengajuan cuti justru menyisakan pekerjaan. Pertimbangan lainnya adalah kondisi pandemi Covid-19 cukup mengkhawatirkan. Artinya, perjalanan atau liburan ke luar daerah berpotensi terjadi penularan virus.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, H. Ahyar Abduh kata Sekda, belum mengeluarkan kebijakan melarang ASN liburan ke luar daerah. Dengan situasi seperti ini diminta ASN menjaga diri dan secara ketat melaksanakan protokol kesehatan. Seperti, menggunakan masker, jaga jarak serta mencuci tangan. “Mereka pandai – pandai jangan ada kerumunan,” katanya mengingatkan.

Belakangan ini, klaster perkantoran jadi rawan. Justru itu, ASN diingatkan untuk mempertimbangkan rencana liburan keluar daerah. Jangan sampai terpapar virus corona atau justru membawa virus yang membahayakan orang lain. Oleh karena itu, pengawasan akan melekat mulai dari kepala seksi, kepala bidang sampai pimpinan organisasi perangkat daerah.

Sedangkan sanksi lanjut Eko, belum ada kebijakan. Sanksi paling berat adalah sanksi moral. Pasca cuti bersama dipastikan tidak akan digelar sidak. “Pengawasan lewat pimpinan OPD masing – masing,” demikian kata dia. (cem)