Pemkot akan Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Pedagang kambing kurban di Majeluk, Kelurahan Pejanggik membersihkan kandang miliknya, Jumat, 3 Juli 2020. Dinas Pertanian akan mengecek kesehatan hewan kurban baik sebelum maupun saat pemotongan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pertanian Kota Mataram secara rutin akan memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum disembelih pada Hari Raya Idul Adha 31 Juli mendatang. Syarat – syarat hewan layak dikurban perlu diperhatikan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Mutawalli menyampaikan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban tetap dilaksanakan oleh Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan mahasiswa kesehatan hewan baik sebelum maupun saat proses penyembelihan. Hewan kurban, baik itu kambing dan sapi dicek usia, memiliki penyakit atau tidak.

Umumnya sapi maupun kambing ditemukan sakit mata dan koreng. “Yang memiliki penyakit mata dan koreng kita minta dipisahkan dan jangan dijual,” kata Mutawalli.

Saat proses penyembelihan tim kesehatan hewan mengecek, apakah di dalam isi perut sapi maupun kambing terdapat cacing pita. Cacing pita memiliki resiko menularkan penyakit jika dikonsumsi.

Mutawalli menyampaikan, masyarakat yang hendak berkurban harus memperhatikan syarat – syarat hewan layak dikurban. Pertama, di lihat dari usia. Umumnya kambing maupun sapi boleh dikurban di atas usia satu tahun. Tidak kurus. Gigi depan sudah tanggal. Dan, tidak cacat. “Saya kira masyarakat sudah tahu syarat – syarat sapi dan kambing boleh dikurbankan,” ujarnya.

Kondisi pandemi saat ini berpengaruh terhadap penjual sapi maupun kambing. Biasanya satu atau dua bulan sebelum memasuki Idul Adha, pedagang sudah banyak berjualan di pinggir jalan. Jumlah mereka saat ini turun drastis. Kata dia, hanya di beberapa titik saja bertahan. Tidak diketahui persis apakah pandemik Coronavirus Disease mempengaruhi hal itu atau tidak.

Data tahun 2019 lalu jumlah hewan kurban sejumlah 3 ribu ekor. Ia juga belum berani memastikan apakah partisipasi warga berkurban turun atau tidak. “Tahun lalu 600 – 900 ekor sapi dipotong,” sebutnya.

Terhadap harga kambing sangat tergantung dari daya beli masyarakat. Umumnya apabila permintaan banyak maka harga akan melonjak. Dengan kondisi seperti saat ini, belum kemungkinan harga turun karena minat pembeli menurun. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here