Pemkot Ajukan 2.000 KK sebagai Penerima PKH

Hj. Baiq Asnayati. (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Sekitar 2.000 kepala keluarga (KK) diajukan sebagai tambahan sasaran penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) 2021. Kepala Dinas Sosial (Disos) Kota Mataram, Hj. Baiq Asnayati menyebut pengajuan tersebut sampai saat ini masih menunggu surat keputusan (SK) penetapan dari pemerintah.

Menurut Asna, 2.000 KK penerima manfaat tersebut sebelumnya diharapkan dapat menerima manfaat PKH sejak Januari 2021. “Kita masih tunggu SK-nya. Nanti langsung keluar SP2D (surat perintah pencairan dana),” ujarnya pekan lalu.

Iklan

Diterangkan, dari 18.505 KK yang diajukan pada tahap pertama, Kementerian Sosial memberikan kuota 3.000 KK lebih bagi Kota Mataram. Dari jumlah tersebut, 2.000 KK lebih dinyatakan berhak mendapat manfaat PKH setelah melewati proses verifikasi dan validasi data oleh Pemkot Mataram.

Untuk itu pihaknya terus mengkomunikasikan progres penambahan data tersebut. Mengingat proses verifikasi memang masih berjalan di tingkat kementerian. “Kita juga pastikan kemarin tidak ada (kasus) saldo kosong, data ganda, penerima yang sudah meninggal. Itu semua nanti dilaporkan pendamping PKH,” jelasnya.

Diterangkan, jika SK penetapan belum diterima hingga April mendatang maka pencairan bantuan PKH dipastikan akan terlambat. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat dapat bersabar menunggu.

“Kita tunggu saja SK dulu. Nanti kita lihat bagaimana,” ujar Asna. Menurutnya, besaran bantuan yang diterima penerima manfaat nantinya akan disesuaikan dengan komponen yang telah ditentukan.

Dicontohkan untuk anak setingkat SD Rp900 ribu, SMP Rp1,5 juta, sedangkan SMA Rp2 juta. “Kemudian penyandang disabilitas mendapat Rp2,4 juta, penderita TBC Rp3 juta, dan lansia Rp2,4 juta. Semua bantuan ditransfer per triwulan untuk PKH ini,” tandas Asna. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional