Pemkab Sumbawa Tidak Gelar Safari Ramadhan Tahun Ini

H. Hasan Basri. (Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemda Sumbawa memutuskan untuk tidak menggelar kegiatan Safari Ramadhan tahun 2021 ini. Kegiatan tersebut ditiadakan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan massa. Sementara dalam pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan dipersyaratkan harus menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran covid-19.

“Ada surat edaran Menteri Agama Nomor 3 tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri. Isi surat edarannya diantaranya pelaksanaan ibadah dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid/mushala. Tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Itu pertimbangannya sehingga tidak ada Safari Ramadhan. Karena ditakutkan kalau kita Safari Ramadhan pasti akan ramai dan mengumpulkan massa. Sementara masjid hanya boleh diisi setengahnya saja,” kata Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, M.M didampingi Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si,   Selasa, 20 April 2021.

Iklan

Pihaknya berharap kepada masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan dalan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini. Sebagai salah satu bentuk ikhtiar dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. “Dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, supaya kita tetap menjaga protokol kesehatan. Karena sekarang kan masih pandemi. Kita berdoa dalam bulan suci Ramadhan mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir. Karena belum berakhir, maka kita harus mengikuti protokol kesehatan,” pungkasnya. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional