Pemkab Sumbawa Bantu Pemulangan Mahasiswa di Tiongkok

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril yang didampingi Sekda Sumbawa, H. Hasan Basri, memimpin pertemuan terbatas soal siswa/mahasiswa Sumbawa yang berada di Tiongkok.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa akan membantu pemulangan sejumlah siswa/mahasiswa asal Sumbawa di Cina. Meskipun mereka tidak berada di Wuhan (asal virus corona), namun mereka minta dipulangkan.

Hal ini terungkap dalam pertemuan terkait keberadaan mahasiswa/pelajar asal Kabupaten Sumbawa yang saat ini tengah menuntut ilmu di Tiongkok, di kantor Bupati, Selasa, 4 Februari 2020. Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril, B.Sc, mengambil langkah cepat dengan menggelar pertemuan terbatas bersama perwakilan orang tua dan dinas terkait. Untuk mendapatkan solusi terbaik, akibat maraknya wabah virus Corona di negara tersebut.

Iklan

Usai pertemuan, Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, menyebutkan, informasi dari pihak sekolah (STM Negeri), para siswa yang berangkat ke Tiongkok, karena adanya kerjasama pihak sekolah dengan pihak kedua yang difasilitasi Kemendikbud. Berupa pendidikan vokasi dan keahlian.

“Untuk mereka yang melanjutkan pendidikan kesana (Tiongkok), ada MoU. Mereka gratis uang kuliah dan asrama. Tetapi uang makan ditanggung oleh mahasiswa bersangkutan. Kerjasama ini sudah berlangsung cukup lama. Pada tahun 2017, ada 15 orang yang berangkat, 2018 ada 16 orang dan 2019 ada 41 orang. Sekarang sedang musim libur, sehingga sebagian besar sudah pulang (ke Sumbawa). Sisa ada 7 orang tetapi lokasi mereka bukan berada di Wuhan. Tetapi di wilayah lain di Tiongkok yang jaraknya cukup jauh dari asal virus Corona di Wuhan. Dari 7 orang itu, 3 orang tidak mau pulang. Sedangkan yang empat orang ini mau pulang. Sehingga yang empat inilah yang kita fasilitasi pemulangannya,”sebutnya.

Untuk teknis pemulangan, Pemkab berkoordinasi dengan pihak sekolah. Agar mengkomunikasikan dengan mahasiswa bersangkutan di China. Kita bantu pembiayaan pemulangannya,”pungkas Sekda. (arn)