Pemkab Lotim Alokasikan Rp50 Miliar untuk Penanganan Krisis Air Bersih

Sumber air tutuq. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Wakil Ketua DPRD Lotim. H. Daeng Paelori mendukung eksekutif untuk mengalokasikan anggaran besar untuk penanganan krisis air bersih. Musibah tahunan yang kerap terjadi utamanya di bagian Selatan tahun 2021 mendatang rencana akan ditangani dengan dana Rp 50 miliar.

“Kita dukung rencana ini,” ungkap Daeng kepada Suara NTB di Selong, kemarin. Politisi Partai Golkar Lotim ini menguraikan, rencana tersebut sesuai yang diniatkan Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy. Bagi dewan, anggaran berapapun siap disetujui agar musibah kekeringan yang berujung krisis air bersih sebagai kebutuhan pokok masyarakat ini segera teratasi.

Iklan

Sumber-sumber air yang ada saat ini akan dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Lotim bagian selatan. Seperti mata Trengwilis diharapkan dapat dialiri air bersih. Diakui, jumlah warga yang mengalai krisis air bersih ini mencapai ratusan ribu jiwa. Guna memenuhi kebutuhan semua warga tersebut instansi terkait di lingkup pemerintah daerah Kabupaten Lotim diminta segera memikirkan bagaimana teknisnya.

Menurut Daeng, debit air yang ada saat ini sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga Lotim. Sumber air Tutuq diketahui belum teraliri secara maksimal ke semua warga. Terbantu juga dengan keberadaan air olahan dari Bendungan Pandanduri. Hanya saja dari Pandanduri ini diakui tidak bisa semaksimal mungkin karena air tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan-lahan pertanian yang juga sangat membutuhkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim, Lalu Mulyadi mengatakan, persoalan air bersih memang menjadi pekerjaan yang belum tuntas. Komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Sukiman Azmy dan Wakil Bupati H. Rumaksi segera teratasi masalah krisis air bersih di selatan.

Selain telah mengalirkan air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tutuq, PUPR Lotim segera mengalirkan air dari Suryawangi Labuhan Haji juga ke wilyah Lotim selatan. Sumber-sumber air yang ada ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan warga Lotim yang setiap tahun dilanda musibah kekeringan. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional