Pemkab Lobar Jamin Pengisian Jabatan Bebas Transaksi

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) menjamin pengisian jabatan baik eselon II, III dan IV bebas praktik transaksional. Termasuk pada pengisian 10 jabatan lowong yang bakal dilakukan dalam waktu dekat ini melalui seleksi tim pansel.

“Sekali lagi, di internal birokrasi, baik itu baperjakat dan bupati serta lingkungan Pak Sekda tidak ada itu (transaksi). Saya jamin itu, termasuk pada proses pengisian 10 jabatan ini,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Peningkatan SDM, H. Ahdiat Subiantoro, Senin (16/1).

Iklan

Ia menegaskan, sejauh ini tidak ada informasi baik sebatas isu terkait adanya pejabat di internal birokrasi yang naik jabatan lalu membayar ke oknum tertentu. Namun demikian, ia tidak tahu masalah itu.

Ia memastikan baperjakat daalam bekerja sangat jujur dan mengacu ketentuan yang berlaku. Setelah bekerja menggodok, tentu keputusan akhir ada di bupati, baik penempatan pejabat eselon IV, III dan II. Pihaknya mempersiapkan mutasi dengan sebaik mungkin seesuai ketentuan yang berlaku.

Pihaknya pun sepakat menolak adanya penawaran transaksi jabatan di lingkup Pemda, sebab bukan zamannya lagi. Praktik semacam ini, tegasnya tidak bagus bagi rekrutmen pejabat ke depan. Baperjakat dalam bekerja memiliki penilaian kompherensif atau menyeluruh, baik kualifikasi pendidikan, lama menjabat, kinerja, perilaku kerja dan kinerja secara orang per orang. Penilaian ini bahkan dirapatkan 6 kali sebelum diputuskan dan diserahkan ke bupati.

Bahkan untuk menjamin transparansi pengisian jabatan ini, pihaknya sudah mengundang Komisi ASN untuk turun langsung memantau proses seleksi 10 jabatan. “Kami sudah bersurat ke komisi ASN untuk turun menantau seleksi pejabat khususnya 10 jabatan itu,” akunya.  (her)

  Perbaikan dermaga Rampung, Arus Penyeberangan Kayangan-Poto Tano Kembali Normal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here