Pemilik Toko di Ampenan Utara Kembali Protes Keberadaan Kontainer Sampah

Mataram (suarantb.com) – Pemilik toko yang ada di Lingkungan Batu Raja, Kelurahan Ampenan Utara kembali memprotes keberadaan kontainer sampah yang ada di depan kawasan pertokoan. Dua kontainer sampah ini tepatnya berada di timur Pasar Kebon Roek, di pinggir jalan lingkungan yang menghubungkan Jalan Adi Sucipto dengan Lingkungan Batu Raja.

Salah seorang pemilik toko, Muhammad Tahir kepada Suara NTB menyampaikan memang sampah di kontainer tersebut rutin diangkut setiap hari. Namun tetap saja keberadaan kontainer di depan toko membuat para pemilik toko tidak nyaman.

Iklan

“Ini bau sekali. Karena kontainer tepat berada di depan toko saya,” keluhnya.

Tahir mengatakan bukan hanya dirinya yang protes, tapi semua pemilik toko di pinggir jalan lingkungan tersebut mengeluh dengan keberadaan kontainer sampah tersebut. Mereka berharap kontainer dipindah ke tempat lain sehingga tidak mengganggu transaksi jual beli di kawasan perdagangan tersebut.

Menurutnya keberadaan kontainer sangat berpengaruh besar terhadap kelancaran usaha para pemilik toko.

“Pengaruhnya besar sekali, khususnya untuk pendapatan. Pelanggan pada kabur semua, enggak nyaman orang belanja. Anak-anak saya juga sering masuk rumah sakit karena baunya ini. Saya keberatan sekali karena ini berada tepat di depan toko saya,” jelasnya.

“Harapannya supaya segera dipindah karena mengganggu sekali. Semua sudah diusulkan, bersurat juga sering, cuma tanggapannya disuruh tunggu-tunggu saja,” sambung Tahir.

Kendati telah disiapkan kontainer, warga maupun pedagang pasar masih membuang sampahnya di luar kontainer. Apalagi limbah ikan maupun daging dari para pedagang juga menurutnya banyak yang langsung dibuang tanpa dibungkus kantong plastik.

“Air dari sampah-sampah itu juga tergenang, makanya sangat bau. Apalagi limbah sisa-sisa ikan itu juga dibuang ke sana,” ujarnya.

Kondisi itu membuat kawasan tersebut terlihat kumuh, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini.

Dikonfirmasi terkait persoalan ini, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Dinas Kebersihan Kota Mataram, H. Muzahar menyampaikan pihaknya belum menemukan lahan untuk memindahkan kontainer tersebut. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan mandor pasar.

“Kita koordinasi dulu di mana mau ditempatkan. Kita belum berani memastikan apakah tersedia lahan di dalam kawasan pasar,” jelasnya dihubungi Suara NTB.

Muzahar menambahkan keluhan warga tersebut akan menjadi perhatian pihaknya untuk segera ditindaklanjuti. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here