Pemilik 3,3 Kg Sabu akan Dimiskinkan Lewat Pasal Pencucian Uang

Tersangka SB pemilik sabu 3,3 kg dalam pengawalan Satresnarkoba Polresta Mataram saat dihadirkan dalam konferensi pers.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tersangka pemilik 3,3 kg sabu, SB (25) tidak hanya akan menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun atau seumur hidup. Pria ini juga terancam kehilangan harta kekayaannya. Khususnya yang diperoleh dari keuntungan bisnis narkoba.

“TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) langsung jalan. Makanya semua yang dia punya ini kita sita dulu,” ungkap Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, ditemui Jumat, 3 Juli 2020.

Iklan

Tersangka SB bukan pemain tunggal. Menjalankan bisnis narkoba dengan jumlah dagangan besar membutuhkan jaringan pasokan dan penjualan yang tidak sedikit. SB diduga hanya bagian kecil dari sindikat yang menguasai pasar narkoba di NTB.

“Level yang di atasnya dia lagi sudah pasti ada. Sambil kita cari itu, kita telusuri hartanya dia. Kita ikuti ke mana dan dari mana aliran uangnya. Akan kita libatkan PPATK,” kata Helmi.

Titik tolak pengusutan pencucian uangnya diawali dari argumen skeptis. Seorang pria berumur 25 tahun yang bekerja sebagai karyawan distro tetapi punya harta senilai ratusan juta. Dalam waktu singkat kemewahan mendatanginya.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson mengungkapkan, SB sedang merintis jalan untuk hidup berkeluarga. Akhir pekan, SB sebenarnya melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya, SY yang juga turut diamankan sebagai saksi.

Sepanjang tahun 2020 ini, SB menggelontorkan uang untuk bersiap hidup mapan. Paling pertama, warga Punia, Mataram ini membeli sebuah rumah komersil di kawasan Bendega, Tanjung Karang, Ampenan, Mataram.

“Rumahnya itu harganya Rp600 juta. Tapi karena dia cash keras dapatnya jadi Rp480 juta,” bebernya.

Ditambah lagi dengan yang dibeli baru-baru ini, seperti spring bed Rp18 juta, set sofa, televisi, set pengeras suara, alat musik, koleksi sneaker, dan empat sepeda motor. Aset lainnya masih ditelusuri.

“Kalau kekayaannya sudah bisa miliaran. Sedang kita tracing. Rekeningnya, atau orang lain yang ada keterkaitan dengan dia,” sebutnya.

SB ditangkap pada Senin (29/6) lalu di Karang Sukun, Mataram Timur, Kota Mataram pada pukul 19.00 Wita seusai transaksi. SB sempat membuang barangnya ke gudang besi. Namun tetap kedapatan.

Barang yang dilempar itu berisi tujuh bungkus yang digulung pakai lakban hitam. Isinya sabu seberat 3,3 kg. Kekasihnya, berinisial SY alias CC turut diamankan dari sebuah kamar guest house di Rembiga, Kota Mataram. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here