Pemilihan Rektor, Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Tiga Calon Rektor Unram Periode 2022-2026

0
Para calon Rektor Unram memegang nomor urut saat Rapat Khusus Senat dalam rangka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Rektor Universitas Mataram Periode 2022-2026 di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, Rabu, 3 November 2021 pagi.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Senat Universitas Mataram (Unram) menggelar Rapat Khusus Senat dalam rangka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Rektor Universitas Mataram Periode 2022-2026 di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram Rabu, 3 November 2021 pagi.

Dalam Rapat Khusus Senat tersebut, Ketua Senat Unram Prof. Agil Al Idrus., M.Si., memimpin rapat dengan agenda Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Calon Rektor Universitas Mataram Periode 2022-2026.

IKLAN

Seperti pengundian normor urut sebelumnya, pengundian nomor urut kali ini berjalan dengan sangat lancar, masing-masing calon rektor secara bergantian mengambil nomor urut yang diletakkan dalam kotak kaca. Hasilnya Dr. H. Djumardin, S.H., M.Hum., mendapatkan nomor urut 1, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., mendapatkan nomor urut 2, dan Prof. Dr. Lalu Husni., S.H., M.Hum., mendapatkan nomor urut 3.

Ketua Senat Unram Prof. Agil Al Idrus., M.Si., mengatakan, jika proses pemilihan Rektor Unram terdiri dari empat tahap, yaitu tahap penjaringan, tahap penyaringan, tahap pemilihan, dan penetapan/pelantikan. Dari tiga calon rektor nantinya akan dipilih satu orang untuk ditetapkan menjadi rektor.

“Alhamdulillah dalam proses yang dilaksanakan secara demokratis dengan persiapan yang begitu baik sehingga semua lancar,” tuturnya.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Dr. Lalu Parman, SH., M.Hum., mengatakan jika hasil pengundian dan penetapan nomor urut ini nantinya akan dikirim kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), sebelum dilakukan pemilihan rektor oleh senat bersama menteri.

Sesuai rencana pemilihan selanjutnya bersama menteri dijawalkan pada 3 Januari sampai dengan 21 Februari 2022, dan sedapat mungkin akan diadakan secara luring di Unram. Meskipun demikian, panitia juga telah menyediakan opsi daring dengan menggunakan e-voting.

“Nanti tentu tergantung dari bagaimana kesepakatan dengan menteri, tapi yang biasa dilakukan adalah menteri atau pejabat yang mewakili menteri datang ke Unram,” terang Dr. Parman.

“Kita di Unram dengan panitia sudah memberikan ruang yang cukup lebar sehingga kementerian nantinya dapat memilih. Dari Kementerian itu ada 35 suara dan dari kami 60 suara. Harapannya semoga lancar dan semoga kita dapat menetapkan rektor sesuai dengan waktunya yaitu di tanggal 7 maret 2022,” pungkas Ketua Senat Unram. (ron)