Pemilihan OSIS SMAN 5 Mataram Gunakan Format Pemilu

Mataram (suarantb.com) – Seluruh siswa SMAN 5 Mataram pagi tadi menggelar pemilihan Ketua OSIS menggunakan format Pemilihan Umum (Pemilu). Hal ini dimaksudkan untuk mengenalkan proses berdemokrasi yang baik dan benar kepada seluruh siswa.

Kepada suarantb.com, Kepala SMAN 5 Mataram, Abdurrosyidin R mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan memberi nilai pembelajaran yang baik bagi seluruh siswa-siswi untuk lebih menyadari proses demokrasi yang baik dan benar. Sehingga kelak ketika mereka sudah kembali ke masyarakat bisa mengambil peran-peran aktif dalam proses penyelenggaraan Pemilu sebagai wujud partisipasi menyalurkan aspirasinya untuk negara.

Iklan

“Ini kegiatan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 5 Mataram angkatan ke-25. Berbeda dengan pemilihan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kita minta fasilitasi dari KPU Provinsi NTB, untuk memberikan pembelajaran demokrasi bagi anak-anak kita, khususnya mereka yang menjadi calon pemilih,” ujarnya, Senin, 22 Agustus 2016.

Abdurrosyid mengungkapkan, sistem pemilihan OSIS seperti ini baru pertama kali dilakukan di SMAN 5 Mataram. Sebelumnya, panitia pemilihan OSIS hanya melakukan pemungutan suara dengan berkeliling ke masing-masing ruang kelas.

Selain target menanamkan nilai sadar demokrasi, hal lain yang ingin disasar adalah seluruh anak didik tahu secara lengkap mekanisme pemilihan yang benar. Mulai dari penentuan tahapan pencalonan, penentuan bakal calon hingga calon yang lolos seleksi dan dipilih secara langsung.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya mekanismenya sederhana, tidak seperti kita mengikuti proses prosedur pemilihan standar KPU. Misalnya kemarin, diawali dengan kegiatan penentuan calon, kemudian penyampaian visi dan misi calon, dan pengambilan nomor urut,” terangnya.

Untuk siswa yang menjadi panitia penyelenggara pemungutan suara, kata Abdurrasyad, mendapatkan bimbingan teknis langsung KPU NTB. Mulai dari penentuan bakal calon sampai pada penentuan hasil akhir.
“Jadi ini rangkaian yang kesekian dari rangkaian yang sebelumnya. Nanti juga ada rangkaian penghitungan dan penentuan hasil. Hal tersebut dilakukan agar siswa memiliki pemahaman sistem pemilihan itu seperti apa,”tandasnya.

Terpisah, salah seorang siswi kelas XI IPA 2, Purwani menyatakan, pemilihan ketua OSIS seperti ini bisa menjadi pengalaman yang baik bagi siswa-siswi SMAN 5 Mataram untu mengenal langsung proses pemilihan yang baik dan benar sesuai standar KPU.

“Kesannya jadi lebih kenal seputar demokrasi. Sebelumnya ndak tahu cara milih yang benar, nyoblos-nyoblos terus warna tangannya ungu gitu. Seneng dah jadinya, nggak asal milih aja, mungkin jadi lebih resmi,” katanya. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here