Pemilihan Ketua DPW PAN NTB Gunakan Sistem Formatur

H. M. Muazzim Akbar. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – DPW PAN Provinsi NTB telah siap melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) yang rencananya akan digelar pada pekan pertama Bulan Agustus mendatang. Agenda rutin lima tahunan itu selain menjadi ajang konsolidasi partai, juga menjadi arena pemilihan Ketua DPW.

“Persiapan kita sudah 90 persen, Insya Allah kalau tidak ada halangan Muswil akan kita gelar awal Agustus ini. Kita juga sudah laporkan hal itu ke DPP,” ujar Ketua DPW PAN NTB, H. Muazzim Akbar yang ditemui di kantornya, Selasa, 28 Juli 2020.

Iklan

Disampaikan Muazzim, panitia Muswil telah menutup masa pendaftaran bakal calon Ketua DPW PAN NTB. Tercatat ada 25 kader partai yang ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua DPW.

“Panitia sudah melaporkan ke DPW, mereka sudah menutup pendaftaran dan terdaftar 25 kader-kader terbaik PAN sebagai calon. Kita juga sudah melaporkannya ke DPP,” ungkap Muazzim.

Disampaikan Muazzim dalam Muswil tersebut untuk agenda pemilihan Ketua DPW tidak menggunakan sistem pemilihan langsung. Melainkan PAN menggunakan sistem formatur.

“Pemilihan Ketua menggunakan sistem formatur. Dari 25 calon ketua yang kita kirim ke DPP itu, nanti akan diverifikasi DPP, untuk kemudian ditetapkan berapa orang yang memenuhi syarat untuk menjadi formatur,” jelasnya.

DPP punya kewenangan penuh untuk menetapkan berapa orang formatur, bisa tinggal satu orang, kemudian empat orang, delapan orang dan 12 orang. Formatur yang ditetapkan oleh DPP itulah yang berhak untuk menjadi ketua DPW PAN NTB.

“Tergantung jumlah formatur yang ditetapkan DPP, kalau satu orang formatur maka otomatis dia jadi Ketua. Tapi kalau ada empat orang atau delapan orang yang ditetapkan jadi formatur. Maka sejumlah formatur itu akan bermusyawarah untuk memilih siapa diantara mereka yang jadi ketua DPW,” katanya.

Dengan sistem pemilihan formatur itu, maka bisa meminimalisir munculnya gesekan dan konflik di internal partai. Persaingan antar kader sebagai ketua DPW PAN juga tidak terlalu keras dan hampir tanpa gejolak, sebab tidak ada suara yang akan diperebutkan.

Dari 25 orang calon formatur tersebut, salah satunya adalah Muazzim sendiri. Dia kembali ikut mencalonkan diri pada Muswil ini bersaing dengan kader-kader PAN lainnya. Ketiga ditanya kansnya untuk terpilih kembali, Muazzim menyerahkan sepenuhnya kepada DPP.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada DPP yang menetapkan formatur, kalau diberikan kepercayaan lagi memegang amanah oleh partai, ya Alhamdulillah, karena saya sudah dua periode diberikan amanah,” katanya.

Diketahui Muazzim sendiri sudah memimpin PAN NTB selama 10 tahun atau dua periode. Pada periode pertama dia terpilih lewat sistem pemilihan langsung. Periode keduanya dia berhasil terpilih dengan sistem pemilihan formatur. Sehingga pada Muswil kali ini, Muazzim kembali maju mencalonkan diri untuk periode ketiganya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here