Pemilih Milenial dan Disabilitas Didorong Aktif di Pilkada

Jajaran KPU memberikan pendidikan pemilih kepada penyandang disabilitas di Kecamatan Bolo, belum lama ini.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara Bima) – KPU Kabupaten Bima terus berupaya mendorong para pemilih terutama dari kalangan kaum milenial dan penyandang disabilitas untuk aktif berpartisipasi setiap tahapan Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020.

“Dorongan yang dilakukan KPU bagi para milenial dan disabilitas yakni memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih,” kata Ketua Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin, Jumat, 23 Oktober 2020.

Iklan

Menurut dia, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kabupaten tahun 2020, jumlah pemilih milenial di Kabupaten Bima mencapai antara 30 himgga 40 persen. Sedangkan penyandang disabilitas dari empat kategori sebanyak 972 orang. “Dari aspek kuantitas jumlah pemilih dari dua segmen ini cukup banyak,” ujarnya.

Mengapa pemilih milenial diberikan pendidikan politik ? Ady mengaku karena pemilih milenial banyak yang masih minim referensi dan literatur tentang tahapan Pilkada hingga pemilihan 9 Desember mendatang.

“Atas dasar ini pemilih milenial perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang tahapan Pilkada,” ujarnya.

Sementara pendidikan pemilih dengan menyasar penyandang disabilitas untuk meningkatkan partisipasi dalam Pilkada. Karena selama ini, kelompok disabilitas belum pernah mendapatkan perhatian terkait sosialisasi dan pendidikan pemilih Pilkada ataupun Pileg.

“Kunjungan kami kemarin sangat diapreasiasi. Kedepan akan diatensi khusus, karena mereka bagian dari pemilih juga berhak seperti kelompok lainnya,” ujarnya. (uki)