Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur TIK di KEK Mandalika

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mendampingi Menkominfo, Johnny G. Plate meninjau pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika sebelum membuka kegiatan rapat koordinasi pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Hotel Novotel Kuta Lombok Tengah, Kamis, 24 September 2020. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan menjadi etalase Indonesia di dunia dengan diselenggarakannya MotoGP 2021 mendatang. Sehingga, pembangunan sarana prasarana pendukung termasuk infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi prioritas Pemerintah Pusat.

‘’Untuk wilayah Mandalika sendiri yang akan menjadi etalase Indonesia, (dengan adanya) MotoGP tahun 2021. Saya meyakini, teknologi paling kini yang dimiliki yang akan dibangun  dipasang di (Sirkuit) MotoGP kita,’’ ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate saat meninjau lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika, Kamis, 24 September 2020.

Iklan

Pada kesempatan tersebut, Menkominfo didampingi Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc., dan sejumlah pejabat Kemenkominfo. Johnny mengatakan, Mandalika akan menjadi pintu gerbang dan etalase Indonesia dengan digelarnya MotoGP tahun depan.

Untuk itu, ia meminta semua pihak berkolaborasi atau bekerja bersama-sama untuk mendukung dan memastikan pembangunan infrastruktur TIK di KEK Mandalika  dapat dilaksanakan tepat waktu dengan hasil yang maksimal dan optimal.

‘’Saya minta Mandalika menjadi yang utama dan prioritas untuk pembangunan infrastruktur TIK. Lima destinasi super prioritas harus menjadi sangat penting. Suksesnya pembangunan sarana dan prasarana utama. Karena lima destinasi super prioritas ini akan menjadi arena Indonesia untuk mengejar dampak Covid-19 terhadap perekonomian kita,’’ katanya.

Politisi Partai Nasdem tersebut mengatakan, Presiden Jokowi mempunyai kebijakan yang kuat untuk pembangunan lima destinasi wisata super prioritas. Salah satunya, KEK Mandalika menjadi yang terdepan dalam pembangunan lima destinasi super prioritas tersebut.

‘’Saya datang ke sini untuk memastikan infrastuktur TIK itu juga tersedia dengan baik. Telkomsel dan operator seluler lainnya sudah berkomitmen dan memastikan digitalisasi dan penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang unggul di Mandalika,’’ ucapnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 12.548 desa dan  kelurahan di Indonesia yang  belum tersedia sinyal 4G. Di wilayah 3T masih terdapat 9.113 desa dan kelurahan yang belum ada sinyal 4G. Dan 3.435 desa dan kelurahan di wilayah non 3T yang menjadi area kegiatan operator seluler.

Sedangkan di NTB, sebanyak 70 desa dan kelurahan yang belum ada sinyal 4G. Tahun 2021, ada 35 desa dan kelurahan yang akan dilengkapi dengan sinyal 4G di NTB. Sedangkan sisanya akan diseleaikan di tahun 2022.

‘’Tahun 2022, kita akan menyelesaikan seluruh desa dan kelurahan di NTB sudah semua ada cakupan sinyal 4G,’’ jelasnya.

Di wilayah KEK Mandalika, kata Johnny, Kominfo telah membangun 6 BTS. Pada tahun ini akan ditambah pembangunan 3 BTS. Sehingga pada akhir 2020, jumlah BTS yang dibangun di KEK Mandalika sebanyak 9 BTS.

‘’Di samping ada banyak BTS yang dibangun oleh operator seluler di wilayah Mandalika. Saya secara khusus sudah bicara dengan Telkom dan Telkomsel, yang telah menyampaikan komitmen kuatnya. Untuk pembangunan infrastruktur TIK untuk MotoGP 2021 Mandalika dapat dilaksanakan dengan baik dan didukung dengan tersedianya infrastruktur digital yang prima,’’ tambahnya.

Di samping BTS yang dibangun, Kominfo akan menyiapkan akses internet langsung di satelit. Karenanya Kominfo akan memperlebar dan memperluas  ketersediaan kapasitas satelit untuk mendukung telekomunikasi nasional yang awalnya 21 GB per detik menjadi 36 GB per detik di tahun 2021.

Hal ini guna mendukung 7000 hingga 8000 akses internet di seluruh Indonesia termasuk 473 titik untuk NTB. ‘’Yang digunakan sebanyak 249 titik untuk pelayanan pendidikan, sisanya untuk kegiatan pemerintahan, kesehatan dan pelayanan masyarakat,’’ tandasnya.

Ia menyebutkan, 473 layanan internet di NTB ini langsung dihubungkan dengan satelit sebelum selesainya pembangunan BTS. Untuk pembangunan BTS, ia meminta Pemda untuk memastikan kesiapan lahan.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc.,  mengatakan bahwa pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan untuk tidak produktif. Munculnya pandemi Covid-19,  justru menjadi penyemangat dan tantangan untuk terus membangun.

Gubernur mengatakan, Menkominfo  memiliki semangat yang luar biasa dalam bersinergi membangun negeri. ‘’Beliau hari ini datang ke NTB, mudah-mudahan ini memaksa Telkomsel, Telkom dan lain-lainnya untuk perubahan yang ada di tempat kita,’’ harapnya.

Dengan adanya dukungan pembangunan infrastruktur TIK  dari Kementerian Kominfo,  NTB akan mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk pelaksanaan event akbar MotoGP 2021. (nas)