Pemerintah Bantu Talangi Pembebasan Lahan Bendungan Meninting

Mataram (suarantb.com) – Megaproyek bendungan yang bakal mengairi lahan di dua kecamatan yakni  Gunungsari dan Lingsar Lombok Barat  (Lobar) mendapat lampu hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk pembebasan lahan, rencananya akan ditanggung tiga pemda, yakni Lobar, Pemprov NTB dan pemerintah pusat.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP ketika dikonfirmasi, Selasa, 26 Juli 2016 di Kantor Gubernur. “Kalau bendungan Meninting untuk sharing anggaran pembebasan lahan kita kerjakan bertiga, biasanya dari pusat dan provinsi, sama kabupaten juga,” kata Ardhi.

Iklan

Ardi mengatakan, pembangunan bendungan Meninting lebih siap jika dibandingkan dengan bendungan Mujur Lombok Tengah (Loteng). Sehingga, kemungkinan mulai 2017 sudah mulai dibangun.

Dalam jangka panjang, proyek bendungan tersebut selain berfungsi mengairi dua kecamatan, juga untuk mengendalikan banjir dan kebutuhan air baku di Kota Mataram. “Karena Mataram akan jadi kota metropolitan yang besar nantinya, jadi kita coba untuk itu dulu,” katanya.

Megaproyek bendungan senilai Rp 1 triliun bakal dibangun di Lobar. Rencana ini menyusul adanya surat dari Kementerian PUPR ke Pemda Lobar agar menyiapkan pembebasan lahan seluas 110 hektar di Daerah Gunung Sari. Rencananya tahun depan Pemda bakal menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan bendungan tersebut. (ism)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here