Pemdes di Lobar Bagikan Sembako Gratis kepada Warga

Pemdes Sekotong Tengah memberikan bantuan sampan dan alat tangkap kepada nelayan untuk terus menghidupkan mata pencaharian mereka. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Beragam upaya dilakukan pemerintah desa (Pemdes) di Lombok Barat (Lobar) untuk menangani dampak penyebaran virus Corona yang sudah mulai dirasakan masyakarat bawah. Upaya yang dilakukan Pemdes, mulai dari pemberian bantuan uang, sembako  hingga alat tangkap kepada nelayan agar warga bisa survive  di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu akibat wabah Corona.

Pemberian bantuan ini dilakukan melalui pendanaan dana desa (DD). Mengacu aturan pusat, desa bisa melakukan revisi APBdes untuk keperluan penanganan Corona hingga melaksanakan program padat karya tunai. Seperti yang dilakukan Pemdes Kuripan dan Sekotong Tengah. Desa Sekotong Tengah  memberikan bantuan sampan dan alat tangkap kepada nelayan yang ada di pesisir Pantai Tanjung Batu Dusun Sekotong Dua.

Iklan

Bantuan  tersebut bersumber dari Dana Desa tahun 2020 termin pertama. “Pemdes memberikan bantuan sebanyak 8 buah sampan dan jaring kepada para nelayan yang ada RT Tanjung Batu, bersumber dana desa termin pertama. Ini juga untuk membantu warga di tengah dampak wabah Corona yang saat ini melanda,” jelas Lalu Budiadi, selaku TPK Desa Sekotong Tengah.

Dengan diberikannya bantuan sampan dan alat tangkap ikan kepada para nelayan yang ada di kawasan ekowisata mangrove Tanjung Batu ini, pemdes Sekotong Tengah mengharapkan agar para nelayan bias hidup sejahtera. “Dengan adanya bantuan sampan kepada kelompok nelayan yang ada di Tanjung Batu ini, kami harapkan supaya hasil tangkapan nelayan lebih banyak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan,” kata Kades Sekotong Tengah, Lalu Sarappudin saat menyerahkan bantuan sampan dan jaring kepada para nelayan, Selasa, 7 April 2020.

Tak lupa pula ia berpesan kepada para nelayan agar menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, semoga bermanfaat,” pesannya di hadapan para nelayan. Dalam upaya penanganan Corona di wilayahnya, Pemdes sudah membentuk  satgas. Tim ini sudah melakukan berbagai langkah pencegahan, seperti Penyemprotan disinfektan setiap dusun, Pengadaan APD bagi satgas, Pembuatan himbauan melalui spanduk dan pengeras suara. Selain itu pihaknya membatasi pedagang luar di pasar Sekotong. “Kami juga melakukan pendataan dan memantau warga yag baru pulang dari luar negeri ataupun luar daerah,” jelas dia.

Sementara itu, kepala desa Kuripan, Hasbi menyebutkan, dalam upaya penanganan Corona pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Selain menyiapkan tempat isolasi bagi warga yang pulang dari luar negeri ataupun luar daerah, pihaknya juga memberikan dana Rp50 ribu per warga yang ODP. “Warga yang OTG, isolasi mandiri di rumah pun kita berikan bantuan berupa sembako gratis,” jelas dia. Bantuan ini merupakan upaya Pemda untuk mempermudah warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi saat ini. Pihaknya juga melakukan penyemprotan dan memberikan masker kepada warga. Di samping melakukan pendataan terhadap warga yang baru pulang dari luar. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional