Pemda Lotim Izinkan Salat Idul Adha

H. M. Juaini Taofik. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memperbolehkan masyarakat menggelar ibadah Salat Hari Idul Adha tahun ini di masjid dan di tempat terbuka. Namun masyarakat disarankan untuk menggelar Salat Idul Adha di tempat terbuka mengingat masih dalam situasi virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP, akhir pekan lalu. Menurut sekda, disarankan di tempat terbuka untuk mengurangi kerumunan massa yang terlalu padat.

Iklan

 Diizinkannya Salat Idul Adha ini sejalan dengan pemberlakuan Surat Edaran Bupati Lombok Timur Nomor:060/481/PMD/ 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat Imbangan yang mulai diberlakukan per  Rabu 14 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 besok.

Dalam SE tersebut, pada poin ke-7 menyebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan peribadatan, khususnya Salat Idul Adha dapat dilakukan pada tempat ibadah dan pelaksanaan kurban tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi dengan protokol kesehatan yang ketat. Khusus untuk pemotongan hewan kurban diharapkan dilakukan H+1 Salat Idul Adha.

 Ditekankan sekda, teorinya pencegahan tentu lebih baik dari pada mengobati. Sehingga sangat perlu dipertimbangkan untuk mencegah penyebaran virus Corona, mengingat dari sepuluh kabupaten dan kota di NTB, Kabupaten Lotim masih berstatus zona kuning. (yon)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional