Pemda Lombok Timur Monitor Keberadaan 20 Tenaga Kerja Asing

Selong (Suara NTB) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mencatat terdapat 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Lotim di sejumlah perusahaan. Untuk itu, 20 dokumen 20 TKA tersebut saat ini terus diverifikasi apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak.

Menurut Kepala Disnakertrans Lotim, Andika Istujaya, Rabu, 18 April 2018, pihaknya terus memonitor keberadaan TKA yang dipekerjakan di Kabupaten Lotim dengan berkoordinasi dengan Disnakertrans NTB yang memiliki kewenangan untuk mengawasi TKA tersebut.

Iklan

“20 TKA itu menyebar bekerja di sejumlah perusahaan di Lotim, seperti di PT AMG, ada di LED, di wilayah Selatan, Tete Batu dan lainnya. Dokumen dari 20 TKA itu sedang dilakukan verifikasi,” ujarnya.

Sementara keberadaan TKA yang bekerja di PT AMG sudah tidak bermasalah. Dari hasil monitoring yang dilakukan, jumlah TKA yang bekerja sebanyak tiga orang dan bukan enam orang. Tiga orang itu merupakan TKA teknis yang berasal dari Cina dibutuhkan untuk mengerjakan pekerjaan khusus.

Selain itu, lanjutnya, tiga TKA ini sudah bekerja sejak izin pengerukan pasir besi yang dilakukan oleh PT. AMG di Kabupaten Lotim terbit. Adapun pengawasan yang dilakukan oleh Pemda Lotim sesuai dengan Perda yang dimiliki yakni pada saat dilakukan perpanjangan dokumen. Karena keberadaan TKA maupun melalui perusahaan itu harus melalukan perpanjangan di Kabupaten Lotim sebagai sumber PAD seperti dalam pengurusan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). (yon)